Puluhan Orang Meninggal di Taiwan karena Flu Babi, Apa Corona Kurang Mematikan?

Hai, Miks!

H1N1 Flu Virus Kills 13 People In Taiwan In One Week. Begitulah kira-kira judul berita pada koran harian Central News Agency tertanggal 1 Februari 2020. Sangat mencengangkan, kan, Miks?

Pada saat Corona sedang ramai menjadi buah bibir di dunia, bahkan di Taiwan sendiri, siapa yang yang menyangka jika puluhan orang meninggal oleh flu babi. Ribuan orang juga berbondong-bondong mencari rujukan ke rumah sakit untuk memastikan terbebas dari virus ini.

Endemi H1N1 pertama ditemukan pada tahun 1919 dan dinyatakan punah oleh WHO pada tahun 2010. Siapa yang menyangka virus ini masih tetap eksis sampai sekarang, ya, Miks. Lantas, bagaimana caranya untuk tahu Anda terserang virus ini atau influenza biasa? Berikut ciri-ciri yang dilansir dari aladokter.

 

  • Demam.
  • Kelelahan.
  • Pegal-pegal.
  • Sakit kepala.
  • Pilek dan hidung tersumbat.
  • Mata merah dan berair.
  • Sakit tenggorokan.
  • Ruam pada kulit.
  • Diare.
  • Mual dan muntah.
  • Batuk (umumnya batuk kering).
  • Sesak napas.

 

Memang sulit membedakan antara flu biasa dan flu babi. Anda harus datang ke dokter untuk diambil sampel cairan dari hidung maupun tenggorokan untuk memastikannya di lab. Itu pun butuh beberapa hari untuk mendapatkan hasilnya.

 

Tapi jangan kecewa dulu, Miks. Anda bisa melakukan pencegahan supaya terhindar dari virus ini. Masih menurut aladokter, setidaknya diperlukan vaksinasi minimal setahun sekali untuk membangun pertahanan tubuh terhadap virus. Selain itu, ada beberapa cara sederhana untuk mengurangi penularannya.

 

  • Rajin mencuci tangan sebelum dan sesudah beraktifitas dengan sabun. Sabun berbahan dasar alkohol lebih disarankan. Alkohol terbukti mampu membunuh kuman yang menempel pada kulit.
  • Menutup lubang pernafasan dengan masker. Jangan bersedih, ya, Miks, jika di lapangan masker susah dicari sekarang ini. Anda bisa memanfaatkan selembar kain. Menjaga diri sebaik mungkin lebih penting, kan, daripada mengeluh?
  • Menutup hidung dan mulut saat bersin maupun batuk. Jika menggunakan tissue, pastikan untuk segera membuang ke tempat sampah. Hal ini akan meminimalisir kemungkinan virus Anda menular pada orang lain.
  • Jangan bepergian jika tidak penting. Karena virus ini mudah menular. Nah, untuk sekarang-sekarang ini, ada baiknya stay di rumah dengan melakukan berbagai hal positif yang lebih berguna daripada sekadar jalan. Bertemu banyak orang akan menambah prosentase Anda tertular virus yang bisa tersebar lewat udara. Lebih menakutkan, bukan?

 

Jika sudah melakukan langkah pencegahan, dan masih terkena flu juga, ya, Miks, jangan langsung berkecil hati. Anda cukup banyak istirahat di rumah dan pastikan cukup cairan masuk supaya tidak dehidrasi. Pada musim pancaroba seperti sekarang ini memang ketahanan tubuh lebih sering tumbang. Jangan lupa asupan makanan yang bergizi dan olahraga. Semoga virus flu babi tidak sampai ke Indonesia.

 

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.