Anak Kecanduan Gawai? Ini Dia 7 Tips Menyapihnya

Source: liputan6.com
Hai, Miks!
Seorang ibu mengenalkan gawai ke anaknya. Awalnya, sang ibu berpikir hanya ingin mengenalkan warna, bentuk, angka, aneka binatang dan tumbuhan, doa, dan nyanyian anak-anak melalui gawai. Itu pun sekitar setengah sampai satu jam. Namun, ternyata sang anak senang mengeksplorasi dan menemukan sendiri games yang disukainya di aplikasi lain. Lambat laun waktu yang dibutuhkan sang anak untuk bermain games sudah melewati kesepakatan.
Walau pun sang ibu sudah mengingatkan, tetapi tidak dipedulikan sang anak. Dia lebih pintar berargumen dengan jurus memelas yang membuat ibunya luluh.
Apakah Anda ada yang mengalami kisah serupa? Apakah Anda ingin menyapih anak dari gawai, tetapi bingung mau memulai darimana? Jika jawabannya iya, Anda butuh 7 langkah berikut untuk menyapih pemakaian gawai anak.

1. Niat  yang Kuat dan Berdoa

Menyapih gawai kepada anak yang sudah kecanduan tidaklah mudah. Akan ada tangis anak yang mungkin bisa saja membuat orang tua luluh sehingga tidak tega dan akhirnya mundur lagi dari rencana awal. Untuk itu, diperlukan niat yang kuat dibarengi berdoa memohon pertolongan dan kemudahan kepada Allah yang Maha Kuasa.

2. Beri Anak Penjelasan

Jelaskan kepada anak tentang manfaat dan bahaya penggunaan gawai yang berlebihan. Gunakan bahasa anak yang sederhana agar mudah dipahami. Lalu ajak anak untuk membuat kesepakatan.

3. Buat Kesepakatan Mengenai Batas Waktu dan Konsekuensinya

Berikan batas waktu secara tegas kepada anak dalam penggunaan gawai. Jangan lupa batasi pemakaian jaringan internet di rumah.  Lalu bagaimana jika sudah kecanduan sehingga merengek selalu menjadi senjata anak? Anda harus tegas kembali pada peraturan dan bisa memulainya dengan mengurangi durasi penggunaan gawai anak secara bertahap.

4. Berikan Mainan Edukatif

Sekarang sudah banyak beredar permainan edukatif sebagai alternatif pengalih anak dari layar. Banyak manfaat yang bisa didapat dari permainan edukatif ini. Beberapa manfaat diantaranya adalah :
a. Melatih fokus dan konsentrasi
b. Melatih daya imajinasi
c. Melatih kemampuan kognitif
d. Melatih saraf motorik kasar dan motorik halus
e. Melatih pengenalan bentuk dan warna

5. Luangkan Waktu Bersama Anak

Temani anak berjuang bersama, ya, Miks. Proses ini juga tidak mudah dirasakan oleh anak. Luangkan waktu bersama anak untuk bermain, membacakan buku, atau sekadar berbagi cerita dengan mereka sehingga mereka tidak merasa berjuang sendirian. Perhatian mereka pun bisa teralihkan dari gawai.

6. Ajak Anak Bermain Outdoor dan Bersosialisasi dengan Teman

Selain menjadi pengalih dari gawai, manfaat lain yang bisa didapat adalah anak jadi berkomunikasi dua arah. Anak pun jadi bergerak aktif yang bermanfaat untuk kesehatan tubuhnya.

7. Berikan Apresiasi

Jangan lupa mengapresiasi jika anak sudah mau bekerja sama dalam mengurangi penggunaan gawai ini, ya, Miks.
Bagaimana, Miks? Siap menerapkan tips-tips di atas?
0 Shares:
5 comments
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like