4 Tips supaya Anak Terhindar dari Perundungan

Foto: suaramerdeka.com

Halo, Miks!

Perundungan memang sudah ada sejak dulu, seolah itu menjadi wajib dan diturunkan secara turun-temurun. Tidak sedikit kematian melanda siswa akademi karena budaya ini. Lalu, bagaimana jika Anda memiliki buah hati yang mendekati usia sekolah? Apakah memilih homescholling bisa menjadi solusi?

Mungkin Anda tidak akan keberatan mendidik anak di rumah, jika Anda bukan seorang pekerja. Sayangnya, tidak semua ibu bisa menunggui anaknya di rumah dua puluh empat jam. Berikut 4 tips supaya anak terhindar dari bullying jika memang harus sekolah di luar.

1. Ajari Percaya Diri

Miks, masa pra sekolah, anak-anak di rumah bersama saudara dan orang tua. Masa-masa ini adalah sekolah pertama bagi mereka. Pribadi seperti apa saat mereka siap dengan usia sekolah adalah hasil tempaan dari lingkungan keluarga.

Perundungan biasanya terjadi pada anak yang penakut, minder, dan penyendiri. Anda harus mengasah kemampuan anak tampil, setidaknya mendukung keberaniannya bertemu orang lain. Kepercayaan Anda sangat dibutuhkan dalam hal ini. Pada saat anak merasa dipercayai, mereka tidak akan gugup jika berhadapan dengan orang lain.

2. Ajari Cara Melawan

Dalam hal ini bukan berarti mengajari mereka untuk berkelahi, ya, Miks. Mereka berhak membela diri jika orang lain menyakiti secara verbal maupun fisik. Karena, jika mereka hanya diam, golongan yang merasa diri superior akan senang. Mereka akan memanfaatkan kediaman anak Anda. Perundungan baik secara verbal maupun fisik akan meninggalkan luka mendalam bagi mereka. Akan membentuk pribadi mereka saat sudah dewasa. Tentu saja Anda tidak ingin anak Anda menjadi orang yang gugup dan plin-plan dalam mengambil keputusan nantinya.

3. Ajari Ilmu Beladiri

Beladiri bukan hanya penting bagi anak laki-laki, anak perempuan pun mempunyai porsi yang sama. Karena kenyataanya, banyak korban perundungan ini tidak hanya mereka yang berjenis kelamin lelaki. Perempuan juga rentan terhadap kekerasan seksual.

Pelaku penyimpangan sering memanfaatkan perempuan lemah, bahkan terang-terangan di muka umum. Jadi, memberi bekal ilmu beladiri setidaknya membuat anak-anak punya kemampuan untuk membela dirinya saat bertemu kondisi semacam itu.

4. Ajari Bersosialisasi

Tidak semua orang paham bagaimana caranya bergaul di lingkungan baru. Kemungkinan anak Anda juga akan mengalami hal yang sama. Bersosial dianggap akan muncul secara alami, padahal pada kenyataannya semua itu perlu dipelajari.

Anak-anak harus ditunjukkan bagaimana caranya bersikap pada orang lain. Tidak merampas hak orang lain secara paksa misalnya. Mereka juga perlu diberi tahu, memilih teman itu penting. Menghindari anak-anak yang punya kecenderungan gemar mengganggu orang lain juga perlu. Usahakan tidak terlibat masalah dengan mereka.

Nah, Miks, beberapa tips di atas bisa dikomunikasikan pada anak Anda. Tidak peduli mereka yang masih balita atau bahkan sudah menjalani jenjang pendidikan. Kadang anak tidak terbuka mengenai apa yang terjadi di lingkungan sekolah mereka. Menjadi tugas Anda, Miks, untuk membuka perbincangan tentang hal tersebut. Jangan sampai Anda menyesal setelah tiba-tiba jatuh korban. Kepedulian Anda akan sangat membantu proses tumbuh kembang mereka ke depannya.

0 Shares:
2 comments
  1. Salam Kenal Mbak Retno …
    Perundungan atau bullying sering terjadi di sekolah atau di lingkungan masyarakat. Akibat dari perundungan itu sangat fatal, mulai dari cedera ringan bahkan pada kematian korbannya. Oleh karena itu, kewajiban kita untuk bisa melindungi dan menjaga keselamatan diri mereka.

  2. Salam kenal juga mbak retno..
    kasihan ya anak-anak yang suka dikibuli tersebut…mudah-mudahan bisa terhapus dari sekolah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like