Ingin Menjadi Orang yang Ikhlas? Inilah 5 Langkah agar Memiliki Hati yang Penuh Keikhlasan

Foto: khumairoh.com

Hai, Miks!

Dikehidupan sehari-hari, kata ikhlas sudah sering kita dengar. Banyak orang mengaku ikhlas, tetapi masih mengharapkan imbalan. Untuk itu, bagaimana caranya belajar ikhlas dan membiasakannya tanpa pamrih.

Salah satu pondasi agar memiliki karakter yang baik adalah bersikap ikhlas. Ikhlas dalam beramal, dalam menolong orang lain baik bisa berupa materi maupun perbuatan yang baik. Karena tanpa keikhlasan apa yang sudah kita lakukakan bagaikan jasad tanpa ruh, tidak ada manfaatnya.

Ada lima langkah yang bisa dilakukan untuk menumbuhkan rasa ikhlas.

1. Sembunyikan Amalan

Ketika beramal dan berbuat baik jangan berharap ada orang lain yang mengetahui. Apalagi dengan sengaja mendramatisir keadaan supaya diketahui orang lain. Jika ada orang lain yang terlanjur mengetahui, pastikan di dalam hati untuk puas hanya yang menilai Allah.

2. Jauhi Sifat Ria

Lenyapkan keinginan dilihat orang lain pada saat beramal dan berbuat baik. Orang lain melihat atau tidak, itu tidak menjadi masalah. Karena yang utama adalah hanya berharap pada pandangan Allah. Dengan langkah ini, bisa dinilai keikhlasan hati ketika beramal dan berbuat baik. Kalau masih lebih suka beramal dan berbuat baik dilihat orang lain, maka itu merupakan ciri hati yang kurang ikhlas.

3. Jangan mengharapkan Pujian Selain dari Allah

Jangan berharap dipuji orang lain. Pujian dan cacian, sama dengan tong kosong nyaring bunyinya. Anggap hanya sebagai getaran suara yang diterima oleh telinga. Tidak ada artinya sama sekali. Hati-hati! Jangan sampai pujian dan cacian mengotori hati. Percayalah orang yang hanya mengharap pujian dari Allah akan ringan menjalani hidupnya.

4. Jangan Ingin Dihargai Orang Lain

Berbuat baik menjadi keharusan yang dilakukan manusia secara terus menerus. Meskipun begitu, tak jarang amal dan perbuatan baik itu tidak dihargai orang lain. Karena amal dan perbuatan baik itu dirasakan berbeda oleh orang lain. Kalau ini terjadi maka lupakan kalau pernah berbuat baik, jangan hiraukan respon orang lain, teruslah berbuat baik, dan jangan membalas perbuatan orang lain. Penghargaan dari orang lain adalah ujian, sedangkah penghargaan Allah adalah karunia yang tak terhingga.

5. Banyak Berdoa

Dengan berdoa berharap terhindar dari sifat yang membuat tidak ikhlas terhadap perbuatan baik yang sudah dilakukan. Banyak berdoa mengharap apa yang sudah dilakukan hanya karena semata Allah, dan terhindar pikiran dari berbuat baik itu karena orang lain.

Apabila seseorang tidak takjub pada perbuatan baiknya sendiri, Insaallah perbuatan baik itu mudah diterima. Cukuplah Allah sebagai saksi pada saat berbuat baik. Selamat menikmati kebahagiaan dengan hati penuh keikhlasan.

1 Shares:
2 comments
  1. Artikel ini bermanfaat bagi semua ayah bunda dan semua orang yang membacanya. Aamiin Yaa Allah Rabbal’alamiin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like