Inilah 5 Fakta tentang Jepang yang Harus Anda Ketahui

Source: his-travel.co.id

Halo, Miks!

Berbicara tentang Jepang, Anda pasti setuju dengan kemajuan yang telah dicapai oleh negara itu. Namun, di balik itu semua ada hal-hal yang sering luput dari perhatian.

Jepang menjadi destinasi wisata pertama di Asia karena kondisi alam, adat budaya serta betapa teratur dan bersihnya negara tersebut. Negara yang terkenal dengan tehnologi robotik, anime, dan kedisiplinan tinggi ini ternyata menyimpan sisi hitam yang tidak semua orang tahu.

Berikut 5 Fakta menarik di balik gemerlapnya nama besar Jepang di mata dunia.

Bunuh Diri

Angka bunuh diri di Jepang sangat tinggi. Hampir semua golongan dari mulai remaja hingga lansia turut andil untuk menambah jumlah kasus setiap tahunnya. Siapa yang menyangka jika hidup di negara yang menjadi impian hampir setiap orang ini justru menjadi momok menakutkan pada masyarakatnya.

Pada tahun 2017 tercatat ada 21.321 kasus bunuh diri sepanjang tahun. Merupakan angka fantastis mengingat betapa teratur dan disiplinnya negara tersebut. Jepang bahkan disebut sebagai negara dengan kriminalitas sangat minim sehingga menjadikan negara itu sebagai kawasan layak huni.

Banyak faktor yang dikeluhkan masyarakat Jepang yang kemungkinan tidak siap dengan ritme hidup yang menjadi standar pemerintah mereka. Tehnologi robotik membuat intelektual masyarakat dituntut lebih tinggi karena harus bersaing dengan kepintaran robot yang telah diprogram. Selain itu, tekanan dunia kerja juga melampaui batas normal menyebabkan golongan kerja mereka depresi meskipun cukup materi.

Sanya

Sebuah distrik di kawasan Prefektur Tokyo. Sayangnya kota ini dihilangkan dari peta karena memalukan bagi pemerintahan, bahkan jika Anda bertanya mengenai Sanya pada masyarakat Tokyo, mereka tidak akan menjawabnya. Sudah seperti momok menakutkan dan berakibat fatal jika membicarakan lokasi tersebut.

Sanya merupakan lokasi menghilang bagi orang-orang yang enggan bunuh diri tapi ingin memulai hidup baru tanpa diketahui orang yang mereka kenal. Kota ini layaknya kota lain di dunia. Ada perdagangan, kehidupan wajar. Mengapa pemerintah merasa malu? Karena di sana menjadi sarangnya kemiskinan, pengangguran, kejahatan serta kematian.

Kamagasi

Awalnya bernama Airichi-ku. Kota tidak jauh dari Osaka ini menjadi pusat slump terbesar di Jepang. Layaknya Sanya, Kamagasi juga dihilangkan keberadaannya dari peta.

Awalnya, kawasan ini menjadi tempat bernaung para buruh yang didatangkan untuk membangun daerah Osaka. Hanya saja saat terjadi penggembungan ekonomi tahun 1990 membuat mereka menjadi pengangguran karena Jepang sedang mengalami krisis pada saat itu.

Di lokasi ini, akan mudah sekali diketemukan orang-orang tidur di emperan. Layaknya gudang, Jepang juga memiliki lokasi untuk menyimpan sesuatu yang tidak layak ditampilkan. Nyatanya tidak semua masyarakat Jepang makmur, bukan?

Industri Pornografi

Menyebut Miyabi, orang akan langsung tahu dari mana dia berasal. Pelegalan bisnis ini menjadikan Jepang mempunyai pemasukan luar biasa dari situs-situs yang mereka unggah. Sayangnya hal ini berimbas terlalu buruk dengan turunnya angka kelahiran pada negara tersebut.

Kok, bisa? Nyatanya, masyarakat Jepang sendiri tidak begitu antusias dengan hubungan seksual. Banyak di antara mereka yang memutuskan untuk hidup sendiri hingga tua. Pemerintah bahkan membuat program pemberian tunjangan bagi bayi yang baru lahir. Nyatanya hal tersebut tidak serta merta membuat mereka tertarik untuk menjalin hubungan.

Jam Kerja

Apakah Anda tahu, jika di Jepang orang bisa bekerja dengan masa over time lebih dari 100 jam  per minggu? Mereka bahkan tidak bisa menikmati waktu hidup sama sekali. Materi yang didapat dari waktu yang telah mereka dedikasikan seolah tak ada artinya saat mereka tertekan dan depresi.

Angka kematian karena tidak kuat dengan ritme kerja yang begitu padat membuat pemerintah akhirnya membuat kebijakan mengurangi jam kerja. Sangat berbanding terbalik dengan Indonesia, ya, Miks?

Hikikomori

Jepang memang pernah mengisolasi diri dari dunia luar hingga 2,5 abad sebelum Restorasi Meiji, hal ini mungkin yang menjadi rujukan masyarakatnya untuk melakukan hal yang sama. Di Jepang ada yang namanya hikikomori, yaitu mengisolasi diri tanpa keluar rumah hingga 6 bulan lebih.

Mereka yang melakukan ini biasanya karena depresi dengan tekanan hidup atau malah karena terlalu fanatik terhadap suatu hal. Jepang yang identik dengan anime nyatanya membuat masyarakatnya begitu mencintai tokoh fiksi tersebut. Ada golongan yang menyebut diri Otaku, Wibu, Nijikom, dan terparah Hikikomori. Karena golongan ini adalah golongan yang berfantasi menganggap tokoh karangan tersebut nyata.

Nah, Miks, fakta-fakta tersebut tidak membuat Anda enggan untuk mengunjungi negara tersebut, kan? Karena banyak fakta lain juga yang lebih positif dan menjadi referensi untuk travelling Anda. Jepang tetap indah dengan sisi kelam sebagai penyeimbang. Semoga artikel ini bermanfaat.

 

0 Shares:
2 comments
    1. Tidak menyangka negara Syakura sebutan lain negara Jepang. Jepang terkenal menjadi satu negara maju di Asia. Ada beberapa peristiwa mengagetkan, tingkat kematian tinggi karena bunuh diri

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like