Corona Virus yang Aneh dan Menyedot Perhatian Dunia

Source: twitter.com

Hai, Miks!

Kesehatan itu sangat penting dan tidak ternilai harganya. Oleh karena itu, seyogyanya Anda harus menjaga kesehatan dengan sebaik-baiknya. Akhir-akhir ini, dunia dikejutkan dengan mewabahnya Corona Virus yang terjadi di Cina dan menyebar bahkan sampai ke Indonesia. Lalu bagaimana cara menanggulanginya?

Berikut ini cara mengenal dan mencegah virus yang sedang mewabah secara mendunia ini. Anda wajib mengetahuinya untuk menjaga kesehatan diri dan keluarga.

Corona Virus atau Novel Corona Virus

Dilansir dari wikipedia, Virus Korona atau 2019-nCoV yaitu virus dari famili Corona Viridae  yang bisa menimbulkan penyakit pada burung dan mamalia.  Selanjutnya, virus ini merupakan jenis baru dan belum pernah diketahui sebelumnya.

Virus ini merebak di Wuhan, Provinsi Hubei pada akhir Desember 2019. Dilansir dari Worldometer 12-02-2020 kasus Novel Corona Virus mencapai 45,171 dengan catatan meninggal 1.115, sembuh  4,794, masih terinfeksi 39,262 orang.

Corona virus telah menyebar ke 28 negara yaitu Cina, Singapur, Jepang, Thailand, Hongkong, Korea Selatan, Malaysia, Taiwan, Vietnam, Australia, USA, Jerman, Macao, Francis, U.A.E., Kanada, U.K, India, Itali, Nepal, Swedia, Spanyol, Rusia, Finlandia, Kamboja, Srilanka, Belgia, dan Filipina, bahkan per Maret 2020 Virus ini sudah masuk ke Indonesia.

Penyebab Virus 2019-nCoV

Dikutip dari The Washington Times, berdasarkan pernyataan Dany Shoham penyebab virus ini adalah kebocoran dari lab sebuah institut bio-weapon yang bersifat rahasia. Lab tersebut berada di Wuhan Institute of Virology. Dany adalah mantan perwira intelijen Israel yang sudah mempelajari perang biologi Cina.

Namun, berdasarkan Kementrian Kesehatan Cina, Virus itu berasal dari pasar makanan laut di Wuhan yang menjual hewan liar, Provinsi Hubei, Cina. Hewan-hewan tersebut di antaranya kelelawar, ular, kucing, anak singa, anjing, musang, dan masih banyak lagi.

Gejala Corona Virus

Korona Virus yang berasal dari Wuhan di Tiongkok itu memiliki gejala yang sama dengan flu. Tanda-tandanya seperti hidung meler, demam, sakit kepala, dan nyeri tenggorokan.

Selain itu, ada pula gejala menyerupai penyakit infeksi pernapasan berat yaitu demam tinggi, batuk berdahak bahkan berdarah, sesak pernapasan, dan nyeri dada. Akan tetapi, pada umumnya gejala Corona Virus adalah demam, batuk, dan sesak napas.

Mencegah 2019-nCoV

Mencegah suatu penyakit lebih baik daripada mengobati. Begitu pula dengan Virus Wuhan ini. Anda dapat mencegahnya dengan menerapkan pola hidup sehat seperti berikut ini:

  • Biasakan mencuci tangan sehabis pergi dari luar atau ketika tangan dalam keadaan kotor.
  • Mempertahankan imunitas atau daya tahan tubuh dengan mengonsumsi makanan dan minuman sehat.
  • Istrirahat yang cukup yaitu dengan cara segera tidur di malam hari atau tidak bergadang.
  • Tidak berinteraksi dengan orang sakit. Dan yang paling utama jangan berinteraksi dengan orang suspect virus ini.
  • Banyak berdoa agar terhindar dari penyakit yang disebabkan Virus Korona.

Mengobati Virus Corona

Masa inkubasi Novel Corona Virus mulai darii 2-12 hari dengan gejala demam, batuk, dan sesak napas. Apabila dalam jangka waktu tersebut belum sembuh maka segera periksa ke dokter.

Namun, alangkah lebih baik jika dalam beberapa hari gejala sesak napasnya parah, Anda segera memeriksakan diri ke Dokter  untuk memastikan terbebas dari  virus tersebut.  

Anehnya, Muslim Uighur yang berada di camp-camp yang berdesakan tak satu pun terinfeksi virus mematikan ini. Oleh karena itu, rakyat Cina ikut berbondong-bondong salat Jumat. Mereka ingin didoakan oleh umat Islam agar Allah SWT. menyembuhkan penyakit tersebut.

0 Shares:
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like