Beternak Ayam Kampung Selama Lockdown, Begitu Menggiurkan

Source: carabudidayaayamkampung.blogspot.com

Hai, Miks!

Tentu dengan adanya imbauan pemerintah untuk stay at home membuat kita harus libur bekerja sehingga perekonomian kita semakin sulit. Penghasilan tidak ada, tetapi kebutuhan hidup terus berjalan. Karena itu, kita harus pintar-pintar memanfaatkan waktu luang ini dengan hal bermanfaat dan bisa menghasilkan rupiah. Memelihara ayam kampung menjadi solusi bagi Anda untuk menambah pendapatan.

Budidaya ayam kampung ini tidak perlu modal besar. Sebab, ayam kampung ini berkembang biak secara alami, tanpa tambahan zat-zat kimia, juga tentu saja telur dan dagingnya lebih bergizi.

Anda bisa memelihara ayam ini sebagai pekerjaan sampingan untuk mengisi waktu luang selama lockdown agar tidak bosan. Selain itu, bisa menghasilkan rupiah. Anda tak perlu khawatir mengalami kesusahan, karena caranya tidak sulit, kok.

Ada dua cara pemeliharaan ayam kampung.2. Sistem Semi Intensif

Sebenarnya hampir sama dengan cara umbaran. Hanya tempat untuk berkeliarnya ayam diperkecil. Supaya ayam tidak terlalu jauh perginya sehingga bisa menghasilkan daging yang banyak.

Dalam sistem ini perlu kandang sebagai tempat tinggal ayam dan bertelur. Ketika sudah bertelur pun indukan ayam dipisahkan dari telur dan ditetaskan dengan alat yang bernama inkubator. Lalu, Anda juga perlu membuat beberapa kandang yang diisi beberapa ekor ayam betina dan satu ekor ayam jantan. Tujuannya supaya cepat berkembang biak.

Sistem ini mempunyai kelebihan yaitu bisa berkembang lebih cepat dan ayam lebih jinak. Sedang kelemahannya butuh biaya yang lebih besar karena ayam lebih sering dikandangkan sehingga terkadang ayam tidak bisa mencari makan sendiri.

Sistem ini bisa diterapkan bagi Anda yang tinggal di perkotaan karena tidak membutuhka lahan yang luas.

Langkah-langkah yang perlu dilakukan dalam memelihara ayam kampung:

1. Pilih bibit ayam yang sehat dan berkualitas

2. Menyiapkan kandang

Untuk kandang ini Anda bisa menyesuaikan dengan jumlah ayam yang akan Anda pelihara.

3. Perawatan dan Pembesaran Ayam

Untuk perawatan dan pembesaran ini Anda harus menyediakan pakan ayam. Pakan ayam kampung ini berasal dari bahan alami, seperti beras jagung, bekatul, jagung, dan jenis biji-bijian lain. Sekali-kali berilah makan dedak dan sayuran sebagai tambahan. Jadi, lebih murah bahan produksinya dibanding ayam horen yang perlu makanan konsentrat.

Beri makan tiga kali dalam sehari untuk yang menerapkan sistem semi intensif attau dua kali sehari untuk sistem umbaran karena ayam bisa mencari makan sendiri.

4. Pemasaran

Untuk pemasaran ini Anda bisa menjualnya ke pasar langsung atau ke pedagang keliling. Namun, yang lebih menjanjikan adalah ke tempat pengusaha warung makan atau yang menerima jasa pembelian ayam ingkung. Nah, selain dijual ayamnya, telurnya pun bisa dijual. Harga telur ayam kampung pun mahal.

Keuntungan lain dari memelihara ayam kampung ini adalah bisa Anda sembelih dan dijadikan lauk sendiri. Begitu juga dengan telurnya. Tentunya lebih higienis dan bergizi.

Nah, bagaimana Miks, mudah bukan cara memelihara ayam kampung ini? Semoga bermanfaat bagi Anda semua.

0 Shares:
5 comments
  1. Mbak Ana? Subhanallah, ide oke untuk mengatasi kesulitan ekonomi ketika stay at home dengan beternak ayam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like