Anak Mengalami Gejala Stres? Jangan Panik! Ini Solusinya

Source: sehatq.com

Hai, Miks!

Apakah anak Anda sering tidak nyenyak tidur, emosi berlebihan atau mengurung diri di dalam kamar? Jika hal tersebut terlihat dari sikap anak Anda, maka patut diwaspadai, ia sedang mengalami gejala stres.

Banyak hal yang bisa menyebabkan stres pada anak. Masalah pelajaran, masalah pertemanan, sahabat atau pun terkadang masalah percintaan yang biasa disebut cinta monyet. Anak usia sekolah, rentan sekali mengalami stres. Oleh karena itu, di rumah, ia membutuhkan seseorang untuk membantu mengolah emosi pada dirinya yang masih labil dan belum paham jati diri.

Untuk itu, kita sebagai orang tua perlu menjadi penenang dan penguat dirinya. Jangan sampai stres yang ringan ini berubah menjadi stres tingkat lanjut. Alangkah baiknya jika orang tua melakukan langkah berikut ketika mulai melihat gejala stres pada anak:

1. Memberikan Waktu

Berikan waktu untuk anak-anak sendiri. Terkadang, anak-anak juga butuh sendiri untuk mencari tahu apa yang ia rasakan dan alami. Saat-saat berdiam seperti ini, bisa jadi anak-anak isi dengan menangis, menulis di buku harian atau tidur.

Biarkan mereka menikmati masa-masa kesendirian untuk sejenak saja.

2. Berempati dan Memahami Kondisi

Sebelum mendekati anak-anak untuk menanyakan kondisinya, ada baiknya kita memunculkan empati untuk memahami kondisi anak-anak. Jangan sampai, kita mendatangi mereka yang sedang bingung dengan membawa keegoisan sebagai orang tua untuk didengar dan dipatuhi.

3. Menjadi Pendengar yang Baik

Saat anak-anak sudah terbuka untuk bercerita, kuncilah sejenak mulut kita dan jadilah pendengar yang baik terlebih dahulu. Biarkan mereka menumpahkan kesedihan, kekesalan, dan unek-unek yang menyesak di dada.

4. Minim Nasihat Perbanyak Cinta dengan Pelukan

Selesai mereka bercerita, peluklah erat tubuh dan jiwa mereka dengan kehangatan. Usapan di punggung mengikuti alur tulang belakang bisa juga membantu menenangkan mereka. Tentunya dengan cinta dan kasih sayang.

5. Arahkan Mereka pada Kegiatan Positif

Ajaklah mereka keluar melihat dunia lebih luas dan melakukan kegiatan positif. Hal ini dibutuhkan untuk mengalihkan perhatian mereka dari permasalahan ke aktivitas fisik. Dengan begitu, mereka melupakan semua masalah sejenak.

Barulah setelah melihat senyum anak-anak kembali, kita sebagai orang tua bisa masuk mengarahkan mereka secara perlahan.

Jadi, Miks, jangan panik lagi, ya, melihat anak-anak menunjukkan gejala stres. Hal yang paling penting adalah hadirkan cinta dan kehangatan di dalam keluarga agar ketika anak-anak memiliki masalah tidak mencari tempat lain selain rumah.

 

0 Shares:
3 comments
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like