4 Trik Menyediakan Menu Sahur Secara Cepat Bila Anda Kesiangan!

Source: pexels.com

Hai, Miks!

Terkadang waktu sahur terasa begitu cepat ketika kita bangun kesiangan. Akhirnya, makanan yang tersedia untuk makan sahur pun seadanya atau malah hanya perlu dihangatkan, berhubung makanan selepas berbuka puasa masih ada. Beruntung bila makanan tercukupi baik dari kuantitas atau kualitas, kalau tidak? Itu pertanda Anda perlu menyiasati agar menu makanan sahur bisa sesuai dengan kebutuhan.

Lagi pula, kesehatan sangat perlu dijaga di tengah pandemi corona saat ini. Jangan asal kenyang karena sudah bersahur lantas berpuasa. Menu sayur dan buah pun perlu menjadi bahan utama agar kebutuhan vitamin dan mineral tetap terpenuhi. Nah, apa saja trik yang bisa Anda lakukan agar menu makan sahur bisa menyehatkan?

1. Persiapkan Bumbu Dasar Beku

Mempersiapkan bumbu dasar beku memang harus jauh hari Anda lakukan. Kenapa? Karena dengan menggunakan bumbu beku pekerjaan Anda untuk mengupas dan membersihkan bumbu dasar akan terpangkas sehingga durasi memasak jadi lebih cepat.

Bumbu dasar biasanya adalah bawang putih, bawang merah, kemiri, dan cabai rawit. Nah, semua bumbu ini bisa Anda bersihkan dahulu kemudian di-blender hingga halus. Ingat, jangan dicampur semuanya, ya. Kerjakan satu persatu dan setiap bumbu sebaiknya dipisahkan. Setelah diblender dan ditambahkan air kemudian Anda masak hingga warnanya berubah jadi agak kekuningan. Bila warnanya sudah berubah tambahkan sedikit minyak goreng dan garam. Kemudian masak kembali sambil diaduk-aduk hingga meletup-letup.

Bila telah selesai tunggu bumbu sudah dingin atau bersuhu ruang selanjutnya masukan ke botol atau wadah berbahankan kaca. Misalnya, bekas wadah selai yang tak terpakai, ini bisa Anda manfaatkan. Kemudian simpan di freezer agar bumbu lebih awet, bahan ini bisa awet hingga waktu berbulan-bulan.

Untuk bahan yang jangka waktunya  digunakan seminggu bisa Anda sisihkan di wadah kaca dan disimpan di kulkas bagian bawah. Bila akan digunakan barulah Anda keluarkan kemudian masukan kembali bila sudah selesai digunakan. Bagaimana? Bukankah waktu Anda memasak jadi lebih singkat?

2. Rencanakan Menu Sepekan

Anda perlu mencatat atau merencanakan menu apa saja yang akan Anda masak untuk sepekan. Kemudian, belanjalah dan simpan bahannya di dalam kulkas. Dengan begitu ini akan jauh lebih menghemat pengeluaran Anda untuk belanja bahan dapur. Masa lockdown memang selalu melatih kita untuk lebih menghemat agar tidak jebol di akhir bulan.

3. Siapkan Lauk Cepat Saji

Cepat saji di sini maksudnya bukan seperti menyetok ikan kaleng, mi instan atau makanan cepat saji lainnya. Justru makanan seperti ini perlu Anda batasi agar kesehatan sekeluarga tetap terjaga.

Lauk cepat saji di sini seperti perkedel kentang, ayam ungkep atau nugget tahu, ayam, dan sebagainya yang bisa Anda buat sendiri. Bisa juga Anda membuat adonan tepung untuk menggoreng ikan atau ayam yang sebelumnya sudah diungkep. Kemudian, simpan di dalam kulkas agar ketika waktu sahur tiba, Anda tinggal menggorengnya sebentar. Dengan begitu, Anda sekeluarga masih bisa merasakan lauk yang masih hangat.

4. Bersihkan Bahan yang Akan Dipakai

Sayuran seperti wortel, kol, seledri atau ketimun bisa Anda masukan di wadah yang tertutup agar bisa segera dipakai ketika dibutuhkan.

Begitu juga dengan daging, ikan, bisa Anda bersihkan dahulu kemudian disimpan di freezer. Malamnya, bisa Anda keluarkan dari freezer dan ditempatkan di kulkas bagian bawah sehingga ketika tiba waktu sahur Anda tinggal menggoreng ikan atau ayam, baik digoreng biasa atau bersama bumbu tepung yang sudah dibuat sebelumnya.

Itulah 4 trik yang bisa Anda lakukan untuk sekadar berjaga-jaga agar menu sahur di rumah tetap seperti yang diharapkan. Selama mencoba! Semoga ibadah puasa kita tetap terjaga hingga di penghujung Ramadan, ya, Miks!

1 Shares:
5 comments
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like