7 Tips Tetap Fit dan Produktif Selama Ramadan di Tengah Pandemi Corona

Foto: pexels.com

Hai, Miks!

Berbeda dengan tahun sebelumnya, Ramadan kali ini harus kita lalui di tengah wabah corona. Kehadiran virus yang  bernama resmi COVID-19 ini sukses mengubah segala aspek kehidupan manusia. Melemahnya sektor ekonomi, wisata, manufaktur, hingga transportasi, adalah beberapa dampak yang muncul setelah merebaknya virus ini di seluruh dunia.

Meski harus menjalani ibadah puasa dalam keadaan yang “istimewa” kita harus tetap semangat, ya, Miks. Selain membenahi niat, memastikan tubuh bugar dengan rutin berolahraga, ada beberapa tips sederhana yang bisa kita lakukan supaya tetap fit dan produktif selama Ramadan di tengah pandemi. Scroll down untuk informasi detailnya, Miks!

1. Membuat Catatan Rencana Kegiatan Harian

Selama wabah, kita harus mengikuti semua anjuran pemerintah. Salah satunya adalah dengan tetap berada di rumah jika tidak ada kepentingan yang mendesak. Tak bisa dimungkiri bahwa kebosanan rentan melanda tatkala kita terus tinggal di rumah.

Nah, guna menghindari kejenuhan kita bisa menulis rencana kegiatan harian. Daftar seperti ini membuat kita tahu apa saja yang akan dikerjakan dan tidak bingung mau mulai pekerjaan dari mana. So, waktu pun tak akan terbuang sia-sia.

2. Mengatur Persediaan Makanan

Di saat seperti ini, penting bagi kita mengatur persediaan makanan selama Ramadan. Pastikan kita mengisi kulkas dengan bahan makanan sehat dan kaya gizi. Hindari menumpuk camilan terlalu banyak. Cukup satu atau dua snack.

Sebaiknya, kita juga kreatif dalam mengolah bahan makanan. Cari dan praktikkan resep yang diperoleh dari berbagai sumber.  Konsumsilah makanan sehat setiap hari sebanyak 80% dan 20% untuk makanan bebas atau camilan kesukaan. Pola makan ini akan membuat tubuh lebih bugar dan menjaga daya tahan selama Ramadan.

3. Memindahkan Makanan

Saat kita memesan makanan maupun minuman secara online sebaiknya jangan langsung dimakan dalam wadahnya. Pindahkan terlebih dahulu pesanan kita ke dalam piring atau gelas, baru dikonsumsi. Tujuannya selain menghindari penyebaran virus corona, juga supaya kita dapat mengontrol asupan harian. Ambil sebanyak yang dibutuhkan dan simpan sisa makanan dalam lemari pendingin.

4. Perhatikan Waktu Istirahat

Selama Ramadan, jangan abaikan waktu istirahat. Sebagai contoh, para pedagang atau buruh harian yang terpaksa ke luar rumah untuk mencari nafkah. Tak ada larangan bekerja dalam Islam. Akan tetapi, jangan sampai mengabaikan waktu ibadah dan istirahat. Semuanya harus seimbang. Ingat bahwa imunitas tubuh akan menurun ketika kita terlalu lelah atau kurang istirahat.

5. Berpikir Positif

Ketika kasus virus corona pertama kali ditemukan di Indonesia, masyarakat mulai panik. Kepanikan berlebihan menyebabkan banyak pihak menimbun bahan pangan, menaikkan harga jual sesuka hati. Namun, lambat laun  keadaan mulai terkendali.

Pemerintah mengumumkan berbagai kebijakan terkait dengan pandemi yang sudah menyebar di seluruh dunia itu. Semua mulai tenang dan tahu apa yang harus dilakukan. Pikiran positif tidak hanya berimbas pada ketenangan batin, tetapi juga peningkatan daya tahan tubuh.

6. Bergabung dengan Komunitas Positif

Pandemi membuat semua yang mulanya bisa dilakukan tatap muka beralih ke sistem online. Perdagangan, belajar mengajar, training, seminar, sampai meeting kini dilaksanakan via daring. Nah, daripada hanya update status galau atau negatif di media sosial, lebih baik manfaatkan waktu untuk bergabung dengan komunitas yang membuat kita semakin positif dan jadi pribadi berkualitas. Semisal, komunitas pencinta buku bagi yang senang membaca, ODOJ (one day one juz), komunitas pebisnis, kelompok penulis, dan masih banyak lagi.

7. Mencoba Hal Baru

Semakin banyak keterampilan, kian terbuka lebar pula peluang untuk kita. Awalnya kita hanya suka menulis, karena situasi yang mengharuskan berada di rumah, coba tekuni aktivitas lain. Contohnya adalah belajar bertanam, memasak, menjahit, dan sebagainya, sehingga rasa bosan dapat dihalau. Mempelajari hal selain yang disukai juga akan memperkaya diri kita, lo.

Di balik ganasnya corona yang merenggut ribuan jiwa, ada dampak positif yang bisa kita saksikan secara nyata misalnya, polusi udara turun drastis, hubungan keluarga yang makin hangat atau hewan-hewan bebas berkeliaran tanpa was-was akibat kehadiran manusia.

Tetap jaga kondisi, berpikir positif, dan produktif, seraya berdoa agar keadaan lekas normal kembali. Selamat berpuasa, semoga tips di atas bermanfaat, ya, Miks!

1 Shares:
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like