Tak Kalah Unik dengan Indonesia, Ini Festival Kebudayaan dan Makanan Khas Turki selama Ramadan

Source: annagarescabfare.com

Hai, Miks!

Ramadan adalah bulan paling dinanti oleh seluruh umat Islam di dunia. Sebab, di dalamnya terdapat banyak aktivitas keagamaan yang tidak didapatkan di bulan lain. Bukan hanya orang dewasa, anak-anak juga turut bergembira dengan datangnya bulan Ramadan. Apalagi ritual tersebut hanya dilakukan sebulan dalam setahun.

Berbeda negara biasanya berbeda pula kebudayaannya. Di Turki, ada beberapa festival yang sudah turun temurun dilaksanakan, di antaranya gergean, graish, ghabgah, dan dentuman meriam saat berbuka puasa.

Dalam artikel ini akan dibahas macam-macam kebudayaan di Turki beserta makanan khasnya saat Ramadan tiba.

Kebudayaan Khas Turki

1. Gergean

Gergean adalah festival turun temurun yang diselenggarakan di bulan suci Ramadan. Tepatnya di selenggarakan pada pertengahan Ramadan, yaitu tanggal 13 dan 15. Biasanya, anak-anak menggunakan baju tradisional terbaik mereka. Kemudian, anak-anak itu akan berkeliling dan mengetuk rumah tetangga dengan bernyanyi. Sebagai upah, mereka akan meminta permen kepada pemilik rumah.

2. Graish

Selain gergean, ada pula kebudayaan graish, yaitu tradisi berkumpulnya warga Kuwait di akhir bulan Sya’ban dengan makan bersama di masjid atau di rumah-rumah mereka. Acara ini juga sekaligus untuk menyambut kedatangan bulan suci Ramadan.

3. Ghabgah

Gabgah adalah tradisi makan malam di antara berbuka dan sahur. Kebiasaan ini diikuti dengan berbagi makanan, canda tawa, serta saling bercerita antara keluarga dan teman.

4. Menembakkan Meriam

Tradisi unik terakhir yang ada di Turki yaitu tradisi menembakkan meriam sebagai tanda masuknya waktu berbuka puasa. Tradisi ini adalah tradisi yang paling tua yang diselenggarakan di negara tersebut. Menurut mayarakat di sana, menembakkan meriam juga menjadi tradisi yang paling dinanti karena meriam yang dibunyikan menghasilkan suara yang sangat keras dan menghebohkan warga. Selain masyarakat Turki, tradisi ini juga diikuti oleh warga negara lain.

Makanan Khas Turki

Setiap negara memiliki makanan khasnya masing-masing. Begitu juga dengan negara Turki. Terlebih saat Ramadan tiba, setiap negara memiliki budaya dan makanan yang khas disajikan saat bulan suci tersebut. Berikut makanan khas Turki saat bulan Ramadan.

1. Al-Harees

Di Turki terdapat makanan khas turun menurun yang sangat terkenal dan menjadi makanan utama khas warga Kuwait di bulan suci, yaitu Al-harees. Al-Harees terbuat dari gandum yang dihaluskan dan dicampur dengan daging. Makanan ini dihidangkan bersama campuran gula dan mentega, lalu ditambah dengan kayu manis bubuk.

2. At-Tashreeb

Makanan khas Turki lainnya yaitu At-Tashreeb. Makanan ini berbentuk seperti roti yang dipotong kecil-kecil. Biasanya disajikan dengan kuah bersama lemon kering, dadih, dan kentang. At-Tashreeb sangat enak di lidah dan sangat digemari oleh masyarakat setempat.

3. Manisan

Ada satu lagi makanan khas turki yang disajikan di bulan Ramadan, yaitu manisan Luqmat al-qaadi. Manisan merupakan makanan penutup yang dibuat dari mentega, saffron, susu, kapulaga, serta adonan yang difermentasi. Luqmat AL-Qaadi kemudian dipotong bulat kecil-kecil dan digoreng dengan minyak panas hingga berwarna kemerahan, setelah itu dicelupkan ke dalam sirup gula.

Itulah beberapa jenis festival kebudayaan dan makanan khas Turki yang selalu ada di bulan suci. Tak kalah menarik dengan Indonesia, bukan? Bagaimana dengan daerahmu, Miks?

6 Shares:
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like