Kelelahan bekerja saat puasa? Inilah 5 Cara ampuh agar Suami Mau Membantu Pekerjaan Istri

Foto: aarp.org

Halo, Miks!

Percaya tidak percaya, pekerjaan istri di rumah adalah pekerjaan yang membutuhkan waktu dan tenaga yang extra. Lebih lagi di bulan Ramadan saat masa pembatasan sosial seperti sekarang ini. Pekerjaan istri pun bertambah, tidak hanya membuat menu sahur dan berbuka yang beraneka ragam, tetapi juga mendampingi anak anak belajar, mengingat libur korona masih berlanjut.

Ini terkadang membuat istri terekan dan stres karena kelelahan. Suami pun terkesan kurang peka. Tidak ada salahnya meminta bantuan suami sehingga dapat menjalankan ibadah dengan khusyuk. Namun, beberapa suami, alih-alih mau membantu, yang ada malah membuat istri merasa sakit hati karena mendapat penolakan. Beban pekerjaan jadi bertambah berat.

Ada 5 cara ampuh agar suami mau membantu pekerjaan istri:

1. Berbicara Saat Suami Benar-Benar Bisa Mendengar

Orang orang tua dulu menasehati jika ingin berbicara dengan suami berbicaralah setelah “berkumpul”. Setelah kontak fisik antara suami istri akan menimbulkan hormon bahagia, menjadi lebih bersemangat dan menghargai pasangan. Saat inilah kata-kata istri sering didengar. Ungkapkanlah bahwa Anda selama ini kelelahan mengurus rumah dan butuh bantuannya. Berdiskusilah kira-kira pekerjaan apa yang bisa diambil alih oleh suami dan buat kesepakatan bersama.

2. Pemilihan Kata yang Tepat

Ketika berbicara dengan suami pilihlah kata-kata yang tepat. Hindari kata yang terkesan mengintrupsi. Suami tak menyukai kata yang memerintah. Misalnya “Mas, mau keluar, ya? Aku titip gula sekilo, ya!” padahal tujuanya sama meminta suami membelikan gula. Rasanya beda ‘kan dengan kalimat berikut, “Mas, belikan gula sekilo!”

3. Sampaikan Keluhan dari Hati Bukan dengan Mengomel

“Mas, badanku lemas, tolong bantuin cuci piring, ya!” kalimat ini insyaallah direspon baik oleh suami. Dibandingkan mengomel tidak jelas, dengan tetap cuci piring. Suara piring pun beradu semakin gaduh.

Suami paling tidak suka dengan istri yang terus mengomel. Alih-alih akan dibantu, yang ada suami keluar dari rumah atau tetap dengan ponselnya. Sakit hati ‘kan? Kalaupun dapat bantuan, suami akan mengerjakan dengan setengah hati.

4. Rendahkan Intonasi Saat Bicara

Seni berbicara sangat mempengaruhi dalam meminta tolong kepada suami. Sebenarnya tidak ada suami yang tidak peka, hanya saja suami bingung apa yang harus dilakukan atau dibantu. Apalagi suami yang selama record hidupnya dilayani oleh ibu. Sampaikan apa yang harus suami lakukan, beritahu caranya dengan intonasi yang rendah. Berbeda dengan meminta tolong dengan anak. Ditambah lagi dengan muka yang menghiba kalau butuh bantuan. Yakin, suami luluh saat itu juga.

5. Berikan Hadiah Berupa Pujian

“Duh, enak banget masakannya, Dek!”

Istri mendapat pujian seperti kalimat di atas akan merasa bahagia, melayang-layang, hilang rasa lelah dalam proses memasaknya. Begitu juga suami akan merasa dihargai jika kerja kerasnya dalam membantu istri mendapat pujian. Istri jangan sungkan memberi pujian, tak hanya esok akan dibantu lagi tetapi akan menambah kehidupan berumah tangga semakin menarik dan bahagia.

Nah, itulah Miks 5 cara ampuh agar suami mau membantu pekerjaan istri di rumah. Jika mampu meng-handle semua, tidak masalah melakukannya sendiri. Pekerjaan rumah adalah kemuliaan untuk istri, pahalanya melimpah. Tetapi jika sangat kelelahan, tidak ada salahnya meminta tolong dengan cara yang baik.

 

3 Shares:
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like