Inilah 5 Hal yang Dapat Mengurangi Pahala Puasa

Source: lifestyle.okezone.com

Hai, Miks!

Bulan Ramadaan merupakan bulan yang sangat dinanti bagi umat Islam hampir di seluruh dunia. Pasalnya, di bulan ini pahala amal dilipat gandakan. Pun, terdapat satu malam yang nilai pahalanya seperti kita melakukan ibadah selama seribu bulan. Menggiurkan, bukan?

Meski begitu, ibadah di bulan Ramadan pun tentu banyak tantangannya. Salah bersikap, malah berakibat dapat mengurangi nilai pahala puasa kita.

Apa saja, sih, hal-hal yang bisa mengurangi pahala puasa kita selama bulan Ramadan? Yuk, simak!

1. Berghibah

Bila membicarakan kejelekan orang lain dan faktanya tidak benar, itu disebut fitnah, sedangkan membicarakan kejelekan orang lain yang faktanya benar, itu disebut ghibah. Keduanya sangat dilarang dalam Islam.

Berghibah, diibaratkan seperti memakan bangkai saudaranya sendiri. Sebab, dengan berghibah bisa memunculkan prasangka yang dapat memperkeruh sebuah hubungan. Bila dilanjutkan, bisa berujung pada namimah.

2. Namimah

Namimah bisa diartikan membeberkan kejelekan orang lain antara satu orang dengan yang lainnya dan tujuan dari perbuatan tersebut adalah untuk mengadu domba.

Perbuatan mengadu domba sangat dibenci dalam Islam. Hal tersebut ditengarai karena namimah hanya akan memunculkan rasa curiga, benci, dan dendam yang berakhir permusuhan dan perpecahan.

Oleh karena itu, Rasulullah shalallahu ‘alaihi wassalam sangat mewanti-wanti agar umatnya menghindari namimah karena imbalannya adalah sesuatu yang sangat menyedihkan, yakni tidak diizinkan masuk Surga.

“Sesungguhnya orang-orang yang suka menghasut tidak akan masuk Surga.” (HR. Bukhari dan Muslim)

3. Berdusta

Dusta adalah salah satu sifat madzmumah yang berarti masuk kategori akhlak tercela. Sifat tak elok ini, jika dipelihara hanya akan merusak pelakunya saja.

Biasanya, jika seseorang berbohong sekali, maka ia akan mengulanginya lagi dan lagi. Sebab, satu kebohongan akan menutupi kebohongan yang lainnya. Jadi, tidak akan berhenti lingkaran itu kecuali ia mulai untuk berkata atau bertindak jujur. Seperti yang disampaikan oleh Baginda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wassalam.

“Jika seseorang senantiasa berdusta dan selalu berdusta hingga akhirnya ditulis di sisi Allah sebagai seorang pendusta.” (HR. Muslim)

4. Marah

Berpuasa artinya menahan. Selain menahan dahaga dan lapar, menahan amarah pun menjadi ciri khas orang berpuasa. Marah adalah perbuatan yang sebisa mungkin untuk dihindari oleh orang-orang yang berpuasa, bahkan bila kita diganggu dan emosi mulai tersulut, dianjurkan untuk berkata, “Saya sedang berpuasa.”

5. Berkata Kotor

Lisan adalah salah satu anggota tubuh yang banyak mengantarkan manusia terjerumus ke jurang neraka. Mulai dari kata yang berisi hinaan, cacian maupun makian, seseorang dapat merasakan sakit dan terluka hatinya. Padahal, menyakiti hati orang lain, apalagi itu sesama muslim sangat tidak dianjurkan dalam agama islam.

Demikianlah amalan-amalan yang bisa menghilangkan pahala puasa kita, Miks. Jangan sampai rasa lapar dan dahaga kita saat berpuasa, bernilai sia-sia hanya karena nafsu yang tidak terkontrol dengan baik.

Yuk, waktu yang masih tersisa di bulan Ramadan ini kita manfaatkan dengan sebaik-baiknya. Semoga ketika Ramadan telah usai, kita tergolong dan mendapat predikat Al-Muttaqin dari-nya.

“Barangsiapa yang berpuasa pada bulan Ramadan dengan penuh keimanan dan rasa harap, maka akan diampunilah dosa-dosanya yang telah lalu.” (HR. Bukhari dan Muslim).

2 Shares:
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like