5 Negara Ini Punya Cara Unik untuk Menyambut Hari Raya Idulfitri

Source: jejakpiknik.com

Hai, Miks!

Hari raya Idulfitri merupakan hari kemenangan bagi seluruh umat muslim di dunia. Setelah berpuasa penuh selama 30 hari, tepatnya pada tanggal 1 Syawal seluruh umat muslim akan melaksanakan hari raya Idulfitri. Rasa bahagia pasti tertata rapi di setiap wajah umat muslim, bahkan ada yang mempersiapkan diri jauh-jauh hari untuk menyambut kedatangan hari raya Idulfitri.

Idulfitri yang identik dengan salat Ied, berkunjung ke rumah sanak saudara untuk saling meminta maaf, bagi-bagi rezeki atau yang biasa dinamakan THR, makan bersama sanak saudara, dan hal lainnya. Namun, ternyata di seluruh penjuru dunia, ada beberapa negara yang mempersiapkan dan menyambut hari raya Idulfitri dengan keunikannya masing-masing.

Selain sebagai identitas, juga sebagai tradisi yang turun-temurun dari para pendahulunya. Cara unik itu akan mereka pertahankan sebagai tanda kemenangan dan kebahagiaan ketika menyambut hari raya idul fitri. Untuk memperluas wawasan, yuk, simak pembahasan di bawah ini tentang 5 negara yang mempunyai cara unik untuk menyambut hari raya Idulfitri.

1. India dengan Ciri Khas Berpakaian dan Makanannya

India, yang terkenal dengan pakaian sari nya, tidak hanya dikenakan saat hari-hari biasa saja. Muslim di India juga akan menyiapkan diri jauh-jauh hari untuk mencari pakaian sari dan pakaian terbaik untuk dikenakan saat bersilaturahmi dan Salat Eid.

Untuk para perempuannya biasanya jauh lebih meriah, mereka menghias tangan dan kakinya dengan henna. Beragam desain henna akan ditorehkan pada malam takbiran sebagai bentuk sukacita menyambut hari raya Idulfitri. Tidak ingin kalah dari kaum hawa, kaum adam pun turut serta memeriahkan hari raya Idulfitri dengan menggoreskan kata-kata eid mubarak di pergelangan tangannya.

Tidak cukup sampai di situ, dalam menyambut hari raya Idulfitri muslim India juga menjadikannya sebagai momentum untuk bertukar hadiah dan permen. Sheer Al-Khurmah (vermicelli puding) adalah suatu keharusan di setiap rumah tangga di India. Mereka tidak bisa membayangkan Idul Fitri tanpa Sheer Al-Khurmah di India. Bagi mereka itu akan sangat terasa kurang nyata. Mungkin lebih jelasnya, itu adalah pelengkap kebahagiaan saat hari raya Idulfitri.

2. Tunisia dengan Baklava dan Tariannya yang Unik

Berbeda dengan muslim di India, Tunisia dikenal sebagai Eidul Fitrin, 98 persen penduduk Tunisia yang beragama muslim akan menari dan bermain musik saat Idulfitri. Tentunya dari jauh-jauh hari mereka akan mempersiapkan diri untuk penampilan menari dan bermain musik saat hari raya Idulfitri. Tujuannya tidak lain sebagai bentuk sukacita atas kemenangan dan kebahagiaan saat perayaan Idulfitri.

Selain itu, mereka juga akan menyajikan baklava dan kaak. Makanan yang khas dari negara Tunisia itu selalu menjadi pengisi utama saat hari raya. Mereka akan menyajikannya untuk sanak saudaranya saat berkunjung ke rumahnya. Pada siang hari, orang-orang pergi ke rumah orang tua mereka untuk makan siang untuk menghabiskan hari dengan keluarga besar mereka.

3. Turki dengan Keramahan Bahasa dan Pakaian Uniknya

Negeri mayoritas muslim ini juga punya keunikan untuk merayakan Idulfitri atau dalam bahasa Turki disebut Bayram. Sama seperti Indonesia, orang Turki mengenakan baju-baju bagus yang disebut Bayramlik. Mereka akan menyiapkan diri jauh-jauh hari untuk mencari Bayramlik untuk dikenakan saat hari raya Idulfitri.

Selain itu juga, uniknya, hanya lelaki yang shalat di masjid pada hari Eid, sedangkan perempuan tinggal di rumah. Selepas salat, yang lebih muda dianjurkan untuk mencium tangan yang lebih tua sembari menempelkannya di dahi dan mengucapkan, “Mutlu Bayramlar“, “Bayraminiz Mubarek Olsun”, atau “Bayraminiz Kutlu Olsun.” Salam Bayram ini bermakna sama, yaitu “Selamat Hari Bayram.” Tak ketinggalan, mereka pun saling bersilaturahmi dan berziarah ke makam keluarga.

4. Arab Saudi dengan Tradisi Gelar Karpetnya

Dikenal dengan perayaan Idulfitri yang hangat, masyarakat Arab Saudi memiliki tradisi yang tak kalah unik. Ya, di setiap rumah selalu digelar karpet. Tidak hanya satu karpet, melainkan lebih dari lima karpet digelar. Kebiasaan ini kemudian digunakan pemilik rumah untuk duduk bersama para tetangga dan tamu yang datang sambil bercengkerama serta menyantap hidangan Lebaran.

Selain itu juga, orang-orang di Arab Saudi biasanya merayakan hari raya Idulfitri dengan mengadakan pertunjukkan seni seperti pagelaran teater, pembacaan puisi, parade musik, tari, dan berbagai macam pertunjukkan seni lainnya. Hal ini bertujuan untuk memeriahkan hari yang sudah ditunggu-tunggu masyarakat selama setahun. Selain itu, biasanya mereka akan menghiasi rumah mereka dengan hiasan khas lebaran agar lebih memperindah dan mendukung suasana Lebaran.

5. Rusia dengan Perayaan Hari Raya Idulfitri yang Berturut-turut

Tak hanya di Arab Saudi dan beberapa negara lainnya, umat muslim di Rusia merayakan hari raya Idulfitri di rumah masing-masing bukan cuma sehari atau dua hari, tidak tanggung-tanggung mereka merayakannya selama tiga hari berturut-turut. Wah, benar-benar berbeda dari negara lainnya, ya, Miks.

Tidak terlepas dari itu, setelah salat Eid mereka akan menikmati santapan makanan khas dengan bahan utama daging kambing. Makannya ditemani salad dan sup yang akan menambah kenikmatannya. Duh, seru banget, ya, sepertinya. Apalagi jika merayakannya dengan orang-orang tercinta.

Nah, itulah pembahasan dari 5 negara yang mempunyai cara unik untuk menyambut hari raya Idulfitri. Semoga bermanfaat dan semakin menambah wawasan kita, ya, Miks.

0 Shares:
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like