Anak Sudah Berpuasa Ramadan? Inilah 3 Cara Mudah untuk Mengapresiasinya

Foto: islampos.com

Halo, Miks! 

Anda tentu sudah tahu bahwa saat ini banyak orang tua yang sudah mengajarkan puasa Ramadan kepada anak-anak usia dini dan usia sekolah dasar. Bagi anak-anak usia dini biasanya belajar berpuasa setengah hari dahulu, sedangkan anak usia sekolah dasar biasanya sudah bisa berpuasa satu hari penuh. Hal tersebut tentu orang tua maksudkan agar anak-anak terbiasa berpuasa sehingga setelah balig mereka tidak merasa berat dalam menjalankan kewajibannya berpuasa Ramadan. 

Bulan Ramadan akan segera berakhir, anak-anak kita sudah bersusah payah menahan hawa nafsunya untuk tidak makan dan minum selama berpuasa. Hal tersebut tentu bukan perkara yang mudah bagi anak-anak. Oleh karena itu, sebagai orang tua tentu kita berkewajiban memberikan apresiasi kepada mereka yang telah belajar berpuasa Ramadan selama hampir 30 hari.  

Apresiasi tersebut bisa Anda berikan saat hari raya Idulfitri. Gunanya adalah untuk menghargai jerih payah anak yang telah belajar berpuasa selama bulan Ramadan. Selain itu, apresiasi juga berguna sebagai motivasi agar tahun depan anak-anak mau berpuasa Ramadan lagi. Lalu, apresiasi apa saja yang bisa diberikan kepada si kecil yang sudah belajar berpuasa Ramadan? 

Berikut adalah 3 cara mudah yang bisa Miks lakukan untuk mengapresiasi anak-anak yang sudah belajar berpuasa selama bulan Ramadan. 

1. Memberikan Pujian 

Salah satu bahasa cinta orang tua kepada anak adalah pujian. Pujian orang tua kepada anak sangat berarti bagi mereka. Hal tersebut dapat meningkatkan rasa percaya diri dan anak merasa dicintai serta diterima oleh orang tua. Pujian tidak selalu diberikan ketika anak berhasil melakukan sesuatu, tetapi pujian juga bisa diberikan ketika anak sudah berusaha sekuat tenaga untuk melakukan sesuatu meskipun dia belum berhasil. Jadi, segera siapkan kata-kata pujian yang terbaik untuk anak Anda, ya, Miks! 

2. Memberikan Hadiah 

Hadiah juga merupakan salah satu bahasa cinta orang tua kepada anaknya, bahkan Rasulullah sendiri menganjurkan umatnya untuk saling memberikan hadiah agar mereka semakin saling mencintai. Hadiah yang akan diberikan kepada anak yang sudah belajar berpuasa tentu bisa disesuaikan dengan kondisi keuangan orang tua.

Orang tua tidak perlu memaksakan membeli hadiah di luar kemampuan ekonominya. Hadiah kecil saja tentu sudah berarti bagi anak-anak jika orang tua memberikannya dengan tulus dan senang hati. Hadiah kecil tersebut bisa berupa makanan kesukaan anak, sandal baru atau baju baru untuk Lebaran. 

3. Mendoakan dengan Suara yang Terdengar oleh Anak 

Anak tentu akan merasa sangat dicintai jika didoakan oleh orang tuanya. Agar anak tahu kalau orang tuanya selalu mendoakan kebaikan untuk mereka, maka doa yang dipanjatkan harus dengan suara yang bisa didengar oleh anak. Misalnya, ketika sedang berkumpul di ruang keluarga, orang tua bisa mendoakan anak dengan mengucapkan, “Semoga kakak dan adik dimasukkan oleh Allah ke dalam Surga lewat pintu Ar-Rayyan karena kakak dan adik sudah berpuasa di bulan Ramadan. Aamiin. 

Itulah 3 cara mudah yang bisa Anda lakukan untuk mengapresiasi anak-anak yang sudah bersusah payah belajar berpuasa Ramadan. Semoga anak-anak semakin semangat berpuasa, ya, Miks. 

0 Shares:
1 comment
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like