5 Trik Mempersiapkan Anak agar Bahagia Masuk TK

Source: lifestyle.okezone.com

Hai, Miks!

Tahun ajaran baru beberapa bulan lagi akan dimulai. Meskipun wabah corona belum menunjukkan akan berpisah, bukan berarti kita tidak mempersiapkan buah hati untuk bersekolah. Mempersiapkannya sebaik mungkin adalah sebuah penghargaan terbaik baginya. Selain itu, tak lain agar ketika tiba masuk sekolah Anda tidak terlalu panik mengajaknya bersekolah.

Nah, apa saja yang perlu Anda persiapkan ketika anak akan memasuki bangku TK atau taman kanak-kanak? Persiapan yang sebenarnya tidak selamanya hanya berupa alat tulis, seragam atau tas baru. 5 hal penting ini juga wajib Anda persiapkan agar anak bisa bahagia ketika mulai belajar di luar rumahnya.

1. Persiapkan Mentalnya

Mental anak yang sudah berusia 5 tahun biasanya akan lebih siap untuk masuk TK. Caranya? Katakan padanya bahwa saat ini adalah waktu yang tepat untuknya tidak lagi seperti sebelumnya. Apa lagi bila sebelumnya si kecil belum mencicipi bangku PAUD. Ini menjadi pengalaman pertamanya tanpa orang tua.

Bila biasanya ia selalu minta dipeluk, perlahan mulai biasakan untuk mengurangi kebiasaannya. Katakan padanya bahwa anak TK sudah bisa belajar mandiri. Bila ia masih sering menggunakan dot ketika minum, perlahan mulai membiasakannya untuk minum di gelas. Begitu pula bila ia masih menggunakan popok ketika tidur, mulai perbiasakan untuk tidak mengenakannya lagi.

Kenapa ini perlu dilakukan? Agar ketika memasuki sekolah anak-anak bisa lebih aktif mengikuti arahan dari guru. Di samping itu anak-anak pun akan lebih mudah berbaur bersama teman-teman lainnya dan tentu saja menjauhkan anak dari praktik perundungan yang bisa saja terjadi.

2. Mulai Membiasakan Adab yang Baik

Membiasakan adab yang baik tentunya akan lebih baik dimulai sejak dini. Misalnya, jika anak menginginkan sesuatu mulai perbiasakan untuk meminta tolong dengan sopan dan tidak berteriak. Dengan begitu orang yang akan dimintai bantuan akan merasa dihargai dan senang untuk membantu.

Begitu pun ketika sedang marah dan menangis mulai ajarkan untuk tidak berteriak, atau merusak barang-barang yang ada di sekitarnya. Mengontrol emosi anak pra sekolah memang membutuhkan waktu yang tidak singkat. Namun, bukan berarti Anda tak bisa bekerjasama bersama si kecil untuk bisa mengontrol emosinya.

Selain itu, mulailah membiasakannya untuk membersihkan kotorannya sendiri ketika selesai buang air kecil maupun besar. Mulai ajarkan bagaimana cara menggunakan sabun, juga tisu ketika selesai buang air. Semua ini dilakukan agar ketika ia selesai buang air, celana atau roknya nanti tidak basah. Hal ini tentu akan membuatnya tidak nyaman apa lagi bia di lingkungan baru nantinya.

3. Kenalkan Alfabet, Hijaiyah, Angka juga Beragam Warna

Mengenalkannya dengan berbagai alfabet, angka, huruf hijaiyah dan beragam warna perlu juga Anda lakukan. Belajar yang membahagiakan bagi anak adalah belajar sambil bermain atau melakukan aktivitas yang disenanginya.

Bila si kecil belum begitu suka untuk belajar, Anda tak perlu memaksanya. Carilah waktu yang tepat dan pastikan si kecil dalam keadaan senang agar ia mudah menyerap apa yang Anda ajarkan. Dengan begitu Anda pun tak akan cepat emosi mengajari si kecil. Anak-anak akan lebih cepat menyerap pelajaran bila kondisi jiwanya sedang bahagia, tidak di bawah tekanan.

Belajar, tidak harus menggunakan papan tulis, meja dan pensil. Anda pun bisa memakai bahan-bahan yang ada di sekitar untuk dijadikan sarana belajar. Misalnya, ketika melihat kursi Anda bisa mengajarkannya huruf “h”, begitu pun ketika melihat benda-benda lainnya Anda bisa menjelaskannya sesuai kebutuhan anak.

4. Bersabarlah dalam Proses

Kesabaran adalah hal yang sangat penting ketika akan mempersiapkan si kecil masuk sekolah. Semua yang tak pernah diduga sebelumnya mungkin saja bisa terjadi dan membuat rencana Anda menjadi berantakan. Tetap bersabar dan kenali kapan waktu yang tepat mengajak si kecil belajar yang menyenangkan.

5. Berikan Penghargaan

Memberikan penghargaan terhadap segala pencapaian si kecil wajib Anda lakukan agar semangat belajarnya tetap terkendali. Tidak harus dengan memberikannya hadiah berupa mainan atau barang kesukaannya. Tak perlu berjanji akan memberikan ini dan itu bila anggarannya memang belum tersedia. Apa lagi di masa lockdown seperti ini, berhemat akan lebih membuat anggaran rumah tangga aman.

Bila Anda memiliki white board di rumah ini pun bisa difungsikan untuk memberikan penghargaan bagi si kecil. Misalnya, bila hari ini ia bisa belajar huruf hijaiyah, alfabet atau lainnya Anda bisa menggambarkan sebuah bintang untuknya. Tambahkan setiap kali anak selesai belajar.

Bisa juga Anda menambahkan gambar sebuah daun bila hari ini dia bisa mengalah memberikan mainannya untuk si adik. Anda pun bisa menambahkan gambar awan bila hari itu ia bisa melakukan beres-beres tanpa marah-marah dan lain sebagainya. Hal ini efektif menjaga stamina belajar si kecil.

Itulah 5 trik yang bisa Anda lakukan untuk mempersiapkan si kecil masuk TK. Selamat mencoba, ya, Miks! Semoga si kecil akan bahagia untuk mempersiapkan dirinya masuk sekolah.

1 Shares:
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like