3 Tips Menulis

Source: pexels.com

 

Hai Miks!

Setiap orang bisa menulis, hanya saja apakah kebisaan itu diasah menjadi bakat tidak? Kita sudah belajar menulis sejak Sekolah Dasar. Ada pelajaran bahasa Indonesia di mana kita harus mengarang dan menceritakan pengalaman kita di masa liburan dan lain sebagainya.

Sejak kecil, kita memulai dengan menulis diari. Ketika kita mengenal media sosial seperti Facebook, mulailah kita menulis status. Ada yang menulis panjang, ada yang menulis pendek. Intinya adalah kita bisa menulis.

Sekarang tinggal melihat apa sih yang kita tulis? Di Facebook banyak orang membagikan apa yang mereka pikirkan atau lakukan. Ada pula yang menceritakan pengalaman ketika menonton sebuah film atau membaca sebuah buku atau membicarakan film dan buku itu sendiri.

Kembali lagi, setiap orang bisa menulis, kan?

Sekarang tinggal kita memutuskan apakah kita akan menulis dengan bahasa Indonesia yang baik dan benar sesuai KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) dan Pedoman Untuk Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI) atau tidak.

Gampang kok, keduanya bisa diunduh secara gratis.

Keputusan ada di tangan kita, Miks.

Bagi yang memutuskan ingin menulis dengan baik dan menjadikannya sebagai suatu hobi yang bisa menghasilkan cring cring, berikut ada beberapa tips yang bisa digunakan dalam menulis.

1. Tentukan Waktu Menulis

Apapun kesibukan kita, bila kita ingin konsisten menulis, maka kita wajib menentukan satu waktu di mana kita akan menulis, dan itu harus dilakukan setiap hari: Tidak punya ide? Jangan khawatr, menulis ekspresif saja, Miks. Ide akan datang dengan sendirinya. Untuk ibu rumah tangga dan karyawan, bisa mengambil waktu di malam hari, misalnya setelah anak dan suami tidur. Ambil waktu satu jam pun sudah cukup.

2. Tuliskan Pengalaman Sendiri atau Orang Lain

Menulis yang paling mudah adalah menuliskan pengalaman sendiri atau pengalaman orang lain yang kita ketahui secara pasti. Mulailah dengan menuliskan poin-poin apa yang kita lakukan sejak bangun tidur hingga saat kita duduk di depan komputer, laptop atau media tulis lainnya. Lalu pilih satu poin yang akan kita tulis dan kembangkan menjadi tulisan yang menarik. Jangan pernah mengatakan, “Ah, saya hanya ibu rumah tangga, tidak ada yang menarik untuk diceritakan.“ Salah besar, menyiapkan menu makan siang atau makan malam untuk keluarga pun bisa menjadi sebuah cerita menarik. Mengapa kita memilih menu itu, apa saja yang kita lakukan dan lain sebagainya.

3. Lakukan Swasunting

Setelah selesai menulis, lakukan swasunting. Baca kembali naskah yang telah kita tulisa, perbaiki salah ketik dan kalimat yang terasa janggal. Bila perlu baca, naskah dengan suara, jangan terlalu keras, cukup kita sendiri yang mendengar. Tulisan yang telah diswasunting, lebih disukai penyunting dan penerbit.

Nah, itu tiga tips yang bisa dicoba, ya. Yuk, kita maksimalkan kemampuan menulis kita.

#421kata
#TantanganMenulisMakmoodPublishing
#day1
#tipsdantrikmenulis

0 Shares:
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like