Intip 5 Tips Mendidik Anak Ala Nabi, No 4 Harus Ekstra Usaha

Source: Madaninews.id

 

Hai, Miks!

Perkembangan teknologi semakin pesat. Banyak informasi yang bisa didapatkan orang tua dalam rangka mendidik anak. Teori parenting pun semakin berkembang sesuai porsinya masing-masing. Terkadang, orang tua pun bingung harus mengikuti teori yang mana.

Akan tetapi, marilah kita mundur sejenak ke beberapa abad yang lalu. Di mana manusia terbaik hidup di muka bumi–Rasulullah Saw. Nabi Muhammad Saw merupakan seorang ayah, kakek, sekaligus pendidik yang metode pendidikannya sudah diakui dan terbukti menghasilkan generasi terbaik di zamannya.

Sebut saja seorang Fatimah Az Zahra. Anak perempuan tersayang dari Rasulullah yang dididik langsung oleh beliau. Di saat dewasanya, beliau menjadi seorang istri yang sabar dalam kekurangan, tangguh dalam perjuangan, dan cerdas dalam mengelelola kehidupan. Belum lagi berita kegemilangan sahabat nabi Ali bin Abi Thalib yang  juga dididik langsung oleh Nabi.

Maka dari itu, patut kiranya kita mempelajari tips mendidik anak yang telah dicontohkan Nabi Muhammad untuk mendidik. Simak beberapa cara Nabi Mendidik anak:

1. Teladan

Sudah diakui oleh pakar pendidikan seluruh dunia, bahwa seorang anak sesungguhya merupakan peniru yang baik. Anak akan mengikuti apa yang dilihatnya secara langsung, masuk ke otak bawah sadarnya, dan sengaja atau tidak sengaja mereka akan melakukan hal yang sama.

Maka dari itu, perlu kiranya kita sebagai orang tua menampilkan teladan yang baik bagi anak-anak. Walaupun tidak ada yang sempurna, tapi sebaik mungkin kita bisa memberikan nilai positif pada anak.

2. Menasehati

Menasehati anak adalah salah satu cara orang tua untuk memberikan pengarahan dan memasukkan nilai-nilai pada anak. Akan tetapi, kiranya orang tua juga perlu untuk memperhatikan tempat dan waktu dalam menasehati anak. Agar nasehat yang diberikan bisa diterima oleh anak.

Salah satu waktunya adalah ketika sang anak sendiri. Jangan sampai kita menasehati anak ketika mereka sedang berkumpul dengan orang lain.

3. Memenuhi Hak Anak

Ketika hak anak sudah dipenuhi, maka yakinlah anak akan melaksanakan kewajibannya. Salah satu hak anak adalah mendapat cinta dan perhatian dari orang tuanya.

4. Tidak Marah dan Mencela

Besar sekali nilainya dari sebuah hadits sederhana, “Jangan marah, maka bagimu surga.”

Sikap untuk tidak cepat marah merupakan hal yang sangat penting dalam pendidikan. Maka itu, sangat perlu untuk cerdas dalam memanajemen emosi dalam diri sendiri sebelum berhadapan dengan anak.

Ketika melihat anak melakukan kesalahan. Ingatlah, anak adalah anugerah yang selalu kita inginkan. Ingat kembali, bagaimana perjuangan untuk menghadirkan mereka di dunia. Semoga dengan itu bisa meredakan kemarahan kita.

5. Membantu Anak Menjalankan Ketaatan

Selain memberikan kebutuhan lahiriyah sang anak. Orang tua juga sangat perlu untuk mendekatkan anak pada Tuhannya. Karena, kedekatan mereka pada Tuhan, sangat memengaruhi pilhan-pilihan mereka dalam kehidupan selanjutnya.

Demikian sedikit metode yang bisa dilakukan untu mendidik anak-anak. Masih banyak yang bisa kita contoh dari Rasulullah Saw dalam mendidik anak. Akan tetapi, alangkah baiknya jika kita bisa mencontohnya dari hal yang paling kecil untuk menghasilkan generasi yang lebih baik. Semoga bermanfaat.

Referensi:

Buku Prophetic Parenting karya Dr. Muhammad Nur Abdul Hafizh Suwaid

Retno Qren,

Tasikmalaya, 16-6-20

Tantangan Makmood Publishing hari ke-2

1 Shares:
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like