4 Sosok Perempuan Inspiratif Indonesia yang Mampu Memberikan Keteladanan Luar Biasa, Wajib Dibaca!

Source: liputan6.com

 

Hai, Miks!

Indonesia mempunyai begitu banyak tokoh perempuan hebat, baik di bidang jurnalistik, memperjuangkan hak wanita, bahkan sampai di pemerintahan yang sejajar dengan laki-laki. Perjuangannya yang berliku untuk mencapai sukses dan akhirnya memberikan energi positif kepada orang-orang di sekitarnya. Tokoh-tokoh perempuan tersebut mampu  mengispirasi dan memberikan teladan bagi perempuan di Indonesia.

         Berikut ini lima tokoh perempuan  hebat Indonesia yang mampu memberikan teladan dan inspirasi bagi perempuan lain:

 

  1. RA KartiniKartini lahir pada tanggal 21 April 1879 sebagai anak bangsawan dari pasangan Raden Mas Adipati Ario Sosrodiningrat dan M.A Ngasirah. Beliau memperolhe gelar  R.A (Raden Ajeng) di depan namanya. Kartini sosok  cerdas dan independen. Kiprahnya saat berjuang tidak akan terlupakan karena sangat berjasa dalam sejarah bangsa Indonesia khusuhnya kaum perempuan. Kartini mempunyai hobi membaca yang membuatnya memiliki wawasan luas dan cerdas sehingga mampu menyadakan betapa masyarakat Indonesia sangat tertinggal dalam banyak hal. Kartini bertekad meningkatkan derajat kaum perempuan di Indonesia hingga mampi menyetarakan hak dan status sosial kaum perempuan dengan laki-laki. Perempuan juga berhak memperoleh pendidakan agar tidak menjadi kaum yang lemah dan maju. Walaupun Kartini tidak mendapat izin melanjutkan belajarnya, tetapi hanya diberikan kebebasan mendirikan sekolah wanita pertama di Indonesia. Sekolah khusus perempuan tersebut didirikan di Rembang. Tepatnya di sebelah kantor pemerintahan Rembang, Jawa Tengah. Kini saatnya Anda meneruskan perjuangan Kartini sebagai Kartini masa sekarang.

     

  2. Helvy Tiana RosePerempuan yang terlahir di Medan, Sumatera Utara pada tanggal 2 April 1970. Helvy Tiana Rose atau biasa disapa Helvy, merupakan sastrawan Indonesia yang dikenal melalui karya-karyanya berupa pusi, novel, drama, cerita pendek, dan esai. Karyanya banyak dimuat di media massa. Helvy merupakan pendiri Forum Lingkar Pena dan Teater Bening. Selain itu beliau turut serta membesarkan Majalah Annida. Universitas Indonesia tempatnya menuntut ilmu dengan meraih gelar Sarjana Sastra. Gelar Magister Humaniora diraihnya di Fakultas Ilmu Budaya Universitas Indonesia. Tidak hanya itu, Gelar Doktor pun diperolehnya dalam bidang Pendidiakn Bahasa dari Universitas Negeri Jakarta. Akhirnya secara resmi mengabdikan dirinya di Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Jakarta sejak tahun 2005. Produser film pun dilakoninya pada film “Ketika Mas Gagah Pergi”. Film tersebut diangkat dari karya sastra pertamanya yang diterbitkan sebagai buku tahun 1997.

     

  3. Merry RianaSosok Merry Riana terkenal sebagai motivator, pengusaha, dan penulis terkenal di Indonesia. Film yang diadaptasi dari bukunya mampu menembus angka Box Office untuk film Indonesia. Merry Riana terlahir pada tanggal 29 Mei 1980 di Jakarta. Saat kerusuhan tahun 1998 Merry Riana masih berumur 18 tahun dan dikirim ke Singapura oleh ayahnya agar terlindungi dari kerusuhan. Merry Riana bertahan hidup di Singapura dengan uang yang pas-pasan. Akhirnya Merry Riana memutuskan melanjutkan pendidikan di salah satu Universitas di Singapura. Tujuannya demi untuk mendapatkan asrama atau tempat tinggal secara gratis. Merry Riana perempuan pekerja keras dan pantang menyerah. Kuliah sambil bekerja di lakoni demi menyambung hidup di negeri orang. Pengalaman hidupnya mengajarkan menjadi pribadi yang berani dan tegas. Ini mendorongnya menjadi pengusaha sukses dan berhasil. Predikat miliader disandangnya pada usia 26 tahun.

     

  4. Asma NadiaDunia literasi pasti akan mengenal sosok yang keibuan satu ini. Olahan katanya begitu mengena di hati dalam menuliskan sebuah novel dan cerpen. Nadia begitu sering disapanya, mampu menginspirasi perempuan Indonesia. Sebagian karya sastra Nadia sukses difilmkan dengan meraup jutaan penonton, antara lain : Surga yang Tak Dirindukan, Jilbab Traveller, Assalamu’alaikum Beijing, dan Emak Ingin Naik Haji. Nadia bahkan berhasil membuktikan perempuan sebagai ibu rumah tangga mampu bergelut di dunia literasi.

     

 

            Demikian keempat tokoh perempuan Indonesia yang cukup memberikan inpirasi yang positif kepada orang-orang sekitarnya. Perempuan mempunyai kekuatan diri untuk sukses dan berkontribusi positif kepada masyarakat dengan kemampuan yang dimilikinya. Semoga bermanfaat dan menginspirasi.

 

#Day2

#TantanganMenulisMakMoodPusblishing

#TokohInspiratif

1 Shares:
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like