Anak-anda Anda Sudah Besar, tapi Rumah Masih Berantakan? Ini Solusinya.

Anak Anda Sudah Besar-besar, tapi Rumah Selalu Berantakan? Ini Solusinya

Hai, Miks!
Di musim pandemi seperti sekarang ini, pernahkah Anda mendapati seorang ibu dengan jumlah anak yang banyak kerepotan menghandle pekerjaan rumah tanpa asisten rumah tangga?

Anak-anak yang biasanya mandiri karena tinggal di pondok atau rumah kos mendadak manja. Ingin dilayani dan tidak mau mengerjakan pekerjaan yang biasa dilakukannyanya. Misalnya, mencuci piring, menyapu lantai, mencuci pakaian dalam dan lain-lain. Tentunya sebagai orang tua akan kerepotan bila mengerjakan pekerjaan rumah sendirian. Bila dibiarkan akan menjadi kebiasaan buruk bagi mereka.
Jangan bingung, Miks! Tips di bawah ini bisa Anda gunakan agar tidak terbebani oleh pekerjaan rumah dan bisa menghapus kebiasaan buruk mereka.

1. Ajak mereka bermusyawarah.
Bermusyawarah dalam sebuah keluarga untuk menyelesaikan permasalahan harus tetap dilakukan . Ajak mereka bicara dengan penuh kasih sayang. Berikan kesempatan kepada tiap-tiap anak untuk mengeluarkan pendapatnya. Keluarga yang menjunjung tinggi musyawarah akan lebih nyaman dan tentram bila dibandingkan dengan keluarga yang menerapkan sistem otoriter.

2. Sesuaikan dengan usia.
Saat pembagian job kerja, perhatikan tingkatan usia mereka. Anak yang usianya lebih besar berikan tanggung jawab atas pekerjaan yang sesuai dengan usianya. Misalnya, anak yang duduk di tingkat SMA menyetrika pakaian, anak yang duduk di tingkat SMP mencuci piring atau mengepel lantai. Jangan pernah memberikan tanggung jawab pekerjaan yang rumit kepada anak SD ya, Miks!

3. Memberikan contoh.
Sebelum anak-anak mengerjakan pekerjaan yang menjadi tanggung jawab mereka, ada baiknya Anda memberikan contoh untuk mengerjakan tugas itu terlebih dahulu. Ajari mereka dengan perbuatan tanpa harus banyak bicara atau pun marah-marah. Mereka pun akan lebih senang diberikan contoh tanpa harus mendengarkan aturan-aturan yang membuat mereka malas untuk mendengarkan

4. Memberikan apresiasi
Memberikan apresiasi atau penghargaan atas pekerjaaan atau prestasi anak sangat diperlukan untuk menambah semangat atau menumbuhkan rasa percaya diri mereka. Pujian atau ucapan yang baik akan membuat mereka senang. Bila perlu ajak mereka jalan-jalan atau makan diluar sekedar untuk menyenangkan mereka.

5. Sering mengingatkan
Sifat anak yang manja dan merasa nyaman di dekat orang tuanya membuat mereka cenderung lalai akan tugas-tugas mereka. Sering-seringlah mengingatkan dan menegur kala mereka lalai, tentunya tanpa marah-marah ya! Sehingga kondisi rumah tidak lagi berantakan dan Anda tidak lagi kerepotan menyelasaikan pekerjaan rumah yang tidak ada habisnya.

Oke, Miks! Selamat mencoba ya!

0 Shares:
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like