B. J Habibie Lelaki Penuh Cinta

Source: ayotasik.com

B. J Habibie Lelaki Penuh Cinta

Hi Miks,

Saat kecil dulu pernah kan suka pada tokoh favorit? Ingat tokoh kesukaan kalian tidak? Kalau saya tokoh favorit saya adalah sailormon dan detektif conan. Tapi itu dulu, semakin bertambahnya usia perjalanan hidup dan usia semakin bertambah dan tokoh idola pasti akan berubah, tentunya bergantinya tokoh idola tersebut karena semakin dewasanya kita, sehingga pemilihan tokoh idola ini biasanya yang banyak menginspirasi.

Prof. Dr. Ing. H. Bacharuddin Jusuf Habibie, yang sering disapa B.J Habibie adalah bapak idola saya, beliau adalah tokoh yang sangat menginspirasi. Tentu saja selain sederet prestasi beliau yang mengagumkan diantaranya adalah beliau pernah menjabat Presiden RI pada tahun 1998, pernah menjabat Wakil Presiden Republik Indonesia ketujuh, beliau dikenal sangat cerdas, setelah lulus SMA kemudian melanjutkan kuliah di Jerman. Di sana beliau pernah bekerja di perusahaan industri kereta api. Yang kemudian menuntun beliau untuk pulang kembali ke Indonesia karena cita-citanya yang ingin membuat pesawat sendiri.
Terlepas dari segala prestasinya, yang saya kagumi adalah kerja keras beliau, bayangkan dibalik kesuksesannya ternyata beliau dahulu pernah berjalan kaki lebih awal untuk menghemat biaya, karena harus bekerja sambil kuliah selain menghidupi istrinya Ibu Hasri Ainun Habibie yang lebih dikenal dengan Ibu Ainun, namun usaha tidak menghianati hasil, karena usahanya itulah beliau bisa menjadi orang sukses dan berhasil mendidik kedua putranya menjadi anak-anak-anaknya Ilham Akbar Habibie dan Thareq Kemal Habibie menjadi anak-anak yang sukses pula.

Dan yang paling menginspirasi adalah sifat beliau yang sangat menghargai istrinya, digambarkan dalam film Ainun dan Habibie, betapa ia sangatlah mencintai sang istri. Bagaimana ia memperlakukan seorang wanita patut mendapatkan apresiasi. Sungguh para suami wajib mencontohnya. Hingga saat Ibu Ainun meninggal dunia, gores luka begitu terlihat pada keseharian Pak Habibie hingga akhirnya menginginkan kisah cintanya pada Ibu Ainun untuk dijadikan sebuah film. Pun ketika di wawancara beliau menitikkan air mata kehilangan yang mendalam. Selalu kebaikan yang ia ceritakan setia mengenang istri tercintanya, dan betapa beliau sangat mengagumi istrinya. Film itu sukses membuat masyarakat larut di dalamnya. Dan memang seorang laki-laki pun akan rapuh jika ditinggal oleh belahan jiwanya. Dan akhirnya beliau meninggal menyusul sang istri pada 11 September 2019. Dari biografi beliau betapa mereka berdua tak pernah terpisahkan, Ibu Ainun setia menemani suaminya kemanapun, begitu pula sebaliknya. Sungguh kesetiaan beliaulah yang menginspirasi saya. Bahwasanya pendamping hidup adalah sosok yang harus kita jaga dan kita lindungi karena jika saat mereka sudah tiada, kita bisa mengenang setiap kesenangan bersamanya.

Semoga kita dan pasangan kita juga menjadi pasangan seperti Bapak Habibie dn Ibu Ainun ya, saling menjaga dan setia hingga maut memisahkan.

0 Shares:
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like