Belajar Dari Kegagalan Tokoh Sukses

Source: sinarpembaruan.com

Halo Miks!

Kesuksesan memang tidak mungkin diraih dalam waktu sehari. Tapi bila dilakukan dengan tekun dan sungguh-sungguh, kesuksesan akan datang pada akhirnya. Seperti yang dilakukan oleh Dewa Eka Prayoga, atau yang biasa dipanggil Kang Dewa, seorang pengusaha sukses yang perjalanan hidupnya menginspirasi banyak orang. Ada beberapa hal yang bisa kita pelajari dari kegagalan Kang Dewa.

  1. Tidak Putus Asa

Kang Dewa bukan orang yang tidak pernah mengalami kegagalan dan masalah. Sewaktu masih duduk di bangku SMA, ia sudah membaca buku-buku motivasi dan pengembangan diri. Saat masih kuliah, kang Dewa sudah mencoba membuka bisnis dengan berjualan. Hal itu ia lakukan karena ia mempunya mimpi untuk bisa mandiri. Tapi saat itu semua usahanya gagal dan gagal lagi. Puncak kegagalannya adalah saat usianya 21 tahun dan terjadi beberapa hari setelah ia menikah! Saat itu Kang Dewa bekerja sama dengan seorang temannya untuk pengadaan komputer di sebuah kantor. Tapi kemudian temannya melarikan dana investor sebesar 7,7 M, dan membuat Kang Dewa harus bertanggung jawab mengembalikan dana sebesar itu sendirian. Keluarganya bahkan sempat mendapat teror, agar Kang Dewa mengembalikan uang mereka yang hilang. Walaupun itu bukan kesalahannya, Kang Dewa tidak putus asa dan meratapi nasib. Ia tetap punya niat baik, bagaimana pun caranya, ia akan bertanggung jawab.

  1. Tetap Berjuang Sampai Ada Hasilnya

Kang Dewa berpendapat, semakin besar kegagalannya, semakin besar juga  semangatnya untuk bangkit dari kegagalan itu. Ia mulai bangkit dan berusaha. Ia berjualan apa saja yang bisa dijual, makanan, buku, pakaian, tiket seminar, dan lain sebagainya. Hasilnya memang tidak seberapa, tapi ia tidak menyerah.  Ia harus terus berjuang, tidak boleh menyerah dan putus asa. Sampai suatu saat  ia berkenalan dengan seorang pengusaha bernama Heppy Trenggono yang juga pernah mengalami kebangkrutan dalam bisnisnya. Dari situlah Kang Dewa mulai terpikir untuk menulis buku mengenai kegagalannya dan menjualnya. Buku pertamanya adalah “7 Kesalahan Fatal Pengusaha Pemula”. Buku ini merupakan langkah awal dari kesuksesannya. Ia juga menulis beberapa buku lagi setelah itu dan semua buku-bukunya laris di pasaran. Uniknya lagi, kang Dewa tidak menjual buku-bukunya  melalui toko-toko buku besar melainkan melalui sistem reseller. Akhirnya ia berhasil melunasi hutang-hutangnya.

  1. Sedekah di Saat Sulit

Semua usaha yang dilakukan Kang Dewa tidak lepas dari doa dan usahanya mendekatkan diri pada Allah. Di saat uang di dompet tinggal Rp 7000, seorang ustadz menganjurkan Kang Dewa untuk bersedekah. Karena saat itu ia merasa tidak memiliki apa-apa selain ilmu, maka ia pun bersedekah ilmu berjualan. Walaupun orang banyak mencibir, ia terus berbagi ilmunya. Hal itu ia lakukan karena ia percaya bahwa ikhtiar dan doa saja tidak cukup, perlu dibarengi dengan sedekah. Ia juga yakin tidak ada yang mustahil bila Allah berkehendak. Sampai akhirnya Allah membuka jalan untuk kesuksesan nya.

  1. Kegagalan Bukan Akhir Segalanya

Hikmah yang bisa kita ambil dari perjalanan hidup Kang Dewa adalah, kegagalan bukan akhir segalanya. Kita belajar dari Kang Dewa bahwa kita tidak boleh berputus asa dan harus terus berjuang. Jika gagal maka kita harus bangkit dan berusaha lagi. Jangan lupa untuk tetap berdoa kepada Allah dan juga bersedekah. Karena tidak ada yang mustahil bila Allah sudah berkehendak.

Nah, itulah beberapa hal yang bisa kita pelajari dari perjalanan hidup Kang Dewa. Semoga bermanfaat.

 

 

Tantangan Makmood Publishing hari ke-3

2 Shares:
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like