8 Macam Minuman Rempah Khas Indonesia yang Menyehatkan

Source: cookpad.com

Halo Miks, setujukah kalau Indonesia kaya dengan minuman rempah yang menyehatkan? Pasti setuju ya, karena memang sejak dahulu kala Indonesia terkenal sebagai penghasil rempah-rempah terbesar di dunia. Enggak heran kalau banyak sekali masyarakat pribumi yang menggunakannya sebagai bahan makanan atau minuman.

Rempah-rempah memiliki banyak khasiat untuk tubuh. Tak heran jika bahan ini dipercaya sebagai obat tradisional untuk mengatasi berbagai macam penyakit. Dengan pengolahan yang juga alami, khasiat rempah ini akan terasa jika diracik dengan benar dan diminum teratur.

Setiap daerah memiliki minuman rempah yang khas. Berikut adalah ragamnya.

  • Bandrek

Bandrek merupakan minuman khas Jawa Barat. Dipercaya dapat menghangatkan tubuh, menambah stamina dan mengatasi masalah pencernaan seperti kembung. Rempah yang digunakan untuk membuat bandrek ini adalah  jahe dan lada. Keduanya dicampur dengan bahan lain seperti serai, gula aren, daun pandan, dan garam.

Bahan-bahan ini akan dilarutkan dalam air yang direbus, dan dapat dinikmati dengan menambahkan susu dan serutan kelapa. Saat cuaca dingin, bandrek memang menjadi alternatif minuman sederhana yang pas untuk dinikmati.

  • Sarabba

Sekarang kita berlaih ke daerah Makasar. Di sana terdapat minuman yang terbuat dari jahe, lada, pala, kayu manis, gula aren, susu dan santan. Dapat juga dicampur dengan kuning telur.

Minuman ini memberikan efek tidak ngantuk, sehingga sering diminum saat akan begadang. Selain itu sarabba juga berguna untuk mencegah flu, mengatasi masuk angin, memulihkan stamina, dan menghangatkan tubuh.

  • Sekoteng

Jika Miks pernah jalan-jalan ke Jawa Tengah, pasti akan sangat mudah menemukan penjual sekoteng. Minuman ini memang berasal dari sana dengan asal kata nyoKOT weTENG” yang artinya “menggigit perut”.

Sedikit berbeda dengan minuman lain, sekoteng ini memiliki banyak bahan yang digunakan sebagai pelengkap seperti kolang kaling, roti tawar, kacang tanah sangrai, kacang hijau rebus, dan pacar cina. Namun bahan pembuat minumannya hampir sama yaitu jahe, serai, kayu manis, daun jeruk, dan daun pandan.

  • Bir pletok

Mendengar namanya pasti Miks berpikir jika ini minuman beralkohol. Tenang saja, minuman khas Betawi ini sangat aman bagi tubuh dan tidak mengandung alkohol, karena terbuat dari jahe, secang, cengkih, kayu manis, kapulaga, pala dan serai.

Sedikit berbeda dalam pengolahannya, campuran rempah yang telah direbus ini akan didiamkan selama satu malam. Aroma yang keluar inilah yang menyebabkannya mirip dengan bir. Namun sekali lagi, minuman ini sangat aman bahkan memberi manfaat untuk mencegah masuk angin dan meningkatkan stamina tubuh.

  • Wedang ronde

Jika Anda melihat minuman ini, pasti akan sepakat kalau ini adalah minuman yang ceria. Bukan tanpa alasan, dalam penyajiannya akan nampak bola-bola kecil berwarna warni yang terbuat dari tepung ketan.

Belum lagi kehadiran kolang kaling, potongan roti tawar, kacang tanah sangrai, pacar cina dan buah kelengkeng akan menambah ramai semangkok wedang ronde ini. Rasanya tetap hangat karena terbuat dari sirup jahe.

  • Wedang secang

Wedang secang berasal dari Yogyakarta. Minuman ini sering juga disebut minuman sampah karena meningkatkan stamina, mengatasi perut kembung, masuk angin, mencegah hipertensi, dan memperlancar aliran darah.

Jangan heran ketika melihat minuman ini berwarna merah. Ini berasal dari rempah secang. Bahan lain yang digunakan adalah serai, jahe, kayu manis, cengkeh dan kapulaga.

  • Wedang uwuh

“Minuman sampah” adalah sebutan lain dari wedang uwuh. Ini disebabkan oleh macam rempah bahan pembuatnya yang terlihat di dasar gelas. Minuman ini berasal dari daerah Bantul, Yogyakarta.

Bahan dasar pembuatan wedang uwuh terdiri dari jahe, cengkih, daun cengkih kering, serutan kayu secang, daun kayu manis, dan daun pala. Jika Miks tidak suka melihat tumpukan rempah, bisa menyaringnya terlebih dahulu.

  • Tuak

Nah, lain halnya dengan minuman yang beasal dari Sumatera Utara ini. Tuak mengandung alkohol karena mengalami fermentasi dalam proses pembuatannya. Walaupun demikian, kandungan alkohol dalam tuak ini tidak terlalu tinggi.

Tuak berasal dari nira yang diambil dari pohon kelapa atau pohon enau. Setelah terkumpul, lalu disimpan dalam sebuah wadah kedap udara lalu didiamkan untuk mendapatkan efek fermentasi.

Demikianlah 8 macam minuman rempah khas indonesia yang menyehatkan. Ini baru sebagian saja, jika Miks tahu minuman lainnya, bisa beri info di kolom komentar ya.

 

Tantangan Menulis Makmood Publishing hari ke-5

 

1 Shares:
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like