Soto Bangkong, Khas Semarang Yang Melegenda

Source: wisatasenibudaya.com

Hello, Miks!

Berkunjung ke Semarang tidak lengkap kalau tidak berwisata kuliner di kota Atlas ini, beragam kuliner berjajar hampir disetiap sudut kota.  Dari Pusat kota hingga dipinggir kota, toko oleh-oleh yang berderet rapi di jalan Pandanaran, hingga di kawasan Simpang Lima. Salah satu makanan khas kota Semarang yang tidak boleh dilewatkan ketika berkunjung ke Semarang adalah Soto Bangkong, warung soto ini sendiri berdiri sejak tahun 1947.

Soto Bangkong yang sudah didirikan enam dekade ini sebenarnya soto ayam khas Semarang. Nama Bangkong diambil dari penempatan jalan tempat warung soto ini berdiri. Konon kabarnya diperempatan itu terdapat banyak bangkong (katak ukuran besar) .

Warung soto yang awalnya kecil ini dengan tempat terbatas, kini sudah menjadi rumah makan yang besar dan sohor di kota Semarang. Soto Bangkong ini sudah punya cabang di Semarang dan 2 cabang di Jakarta yaitu di kawasan Pakubuwono dan Kelapa Gading. Warung soto ini dikelola oleh anak-anak Soleh (Pendiri Soto Bangkong).

Soto Bangkong ini dapat bertahan di tengah banyaknya warung soto lain karena keautentikan rasa soto yang berbeda. Salah satu kunci rasa Soto Bangkong adalah kecap yang diproduksi sendiri. Kecap ini tidak kental dibandingkan kecap pada umumnya, karena diproduksi sendiri.

Rahasia lain karena penggunaan bahan baku ayam kampung untuk kuah soto, sehingga rasa kuahnya lebih nikmat dan gurih. Daging ayam kampung yang keras dan alot disiasati dengan dipotong kecil-kecil.

Setiap harinya Soto Bangkong menghabiskan 40 ekor ayam kampung, untuk 200-300 porsi. Selain ayam kampung penggunaan bawang putih yang banyak juga menambah kelezatan rasa soto ini, untuk pelengkap soto ditambahkan irisan tomat, bihun, tauge, bawang merah dan bawah putih.

Soto Bangkong disajikan dalam mangkok yang agak tinggi dengan porsi yang pas. Soto Bangkong dapat dinikmati dengan tambahan sate, tempe, tahu dan bergedel. Aneka sate ini, menjadi pelengkap yang tidak boleh ditinggalkan terutama sate kerang karena ciri khas warung Soto Bangkong.

Pemilik warung Soto Bangkong tidak pelit dalam memberi resep, siapa saja bisa membuka usaha warung soto asalkan tidak menggunakan nama Soto Bangkong. Jika ingin mencoba resep warung soto bangkong sendiri di rumah berikut resepnya.

Bahan yang disiapkan:

Air 2 liter

Ayam kampung 1 ekor

Daun jeruk 4 lembar (disobek sobek)

Daun salam 3 lembar

Serai 1 batang

Jahe 3 cm (memarkan)

Garam 1 sdt

Daun bawang 2 batang

Seledri 2 batang

Bawang putih goreng 3 sdm

Bawang merah goreng 2 sdm

Kecap manis secukupnya

Minyak goreng 3 sdm

Bumbu soto bangkong :

Pala ¼ sdt

Pala ½ sdt

Jahe 3 cm

Bawang putih 5 siung

Bawang merah 8 butir

Bahan pelengkap :

Soun 100 gram (rendam dengan air hangat, angkat dan tiriskan)

Tauge pendek 100 gram (bersihkan)

Emping goreng

Sambal cabe rawit merah

Jeruk nipis 2 buah (ambil airnya)

Cara membuat soto bangkong :

  1. Rebus ayam bersama jahe, lengkuas, jahe, serai, daun salam, daun jeruk dan garam sampai empuk dan matang. Angkat ayam dan saring air kaldu. Siwir-siwir ayam lalu sisihkan.
  2. Panaskan minyak tumis bumbu yang dihaluskan hingga harum. Masukkan ke dalam kaldu tambahkan kecap manis secukupnya.
  3. Masukkan potongan daun bawang, irisan seledri, bawang putih dan bawang merah goreng serta siwiran ke dalam kaldu. Didihkan menggunakan api kecil.
  4. Cara penyajian : atur soun dan tauge didalam mangkok. Tuang air kuah beserta isi kuah ke dalam mangkok. Tambahkan emping, sambal, jeruk nipis sesuai selera.

 

Miks, buat pecinta kuliner yang berada di luar kota Semarang, jika ingin makan soto Semarang bisa mencoba mempraktekkan resep Soto Bangkong di rumah atau mau buka usaha warung soto Semarang seperti Soto Bangkong, setiap orang mempunyai rejeki yang berbeda-beda. Siapa tahu lebih sukses dari Soto Bangkong. Selamat mencoba, semoga bermanfaat.

 

#Tantangan makmood hari ke-6

 

 

 

 

2 Shares:
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like