4 Langkah Penting Menulis Naskah Jebol Penerbit

Source: pexels.com

Happy Weekend Miks!

Hari Sabtu dan Minggu adalah dua hari yang sangat ditunggu-tunggu agar bisa relax sejenak dari rutinitas harian.

Miks bisa melakukan sesuatu di luar dari kegiatan sehari-hari, sebagai contoh me time dengan menulis kelanjutan naskah atau membaca beberapa buku yang paling disukai.

Bicara mengenai naskah tulisan, maka tak lepas dari penerbit.

Hari ini, menemani weekend para Miks, berikut artikel mengenai dunia penerbitan yang semoga bisa membantu naskah Miks diterima oleh para penerbit, baik penerbit mayor maupun penerbit indie.

Penting untuk mengetahui naskah kita tepat sasaran dengan karakter penerbit, sehingga naskah kita bisa diterima oleh penerbit.

Berikut 4 Langkah Penting Menulis Naskah Jebol Penerbit

Langkah Pertama >>> Mendapatkan Tema Yang Dicari Oleh Penerbit

Sebelum memulai menulis naskah, ada baiknya kita perlu mencari cara bagaimana menulis naskah yang sesuai dengan tema yang dicari oleh penerbit.

Cara yang dapat dilakukan adalah sebagai berikut :

1.Datang ke toko buku lalu perhatikan buku apa saja yang mendominasi di rak best seller.

2. Mencari informasi lewat komunitas menulis dan aktif didalamnya.

3. Buat daftar tema yang booming setelah melakukan cara satu dan kedua.

4. Membaca buku-buku yang masih satu genre dengan naskah Anda, ambil ciri khas yang ada di masing-masing buku tersebut

5. Dari point ke 4 Anda akan mengetahui bahwa tulisan apa yang belum ditulis di buku tersebut, lalu tonjolkanlah dalam tulisan Anda.

 

Langkah kedua >>> Membuat Prosposal ke Penerbit Buku

Setelah menentukan Tema sambil menulis naskah, hendaknya Anda bisa memulai membuat proposal pengajuan ke penerbit.

Berikut poin wajib yang harus ada di proposal tersebut :

1.Wajib menyantumkan biodata berisi Antara lain nama lengkap, nama pena jika ada, alamat email dan nomor handphone untuk memudahkan penerbit menghubungi Anda, daftar prestasi di dunia penulisan jika memiliki
sebagai nilai plus, serta judul-judul buku yang sudah pernah diterbitkan

2. Tulislah apa keunggulan naskah Anda jika dibandingkan dengan buku yang serupa, bisa berupa konflik yang berbeda, solusi berupa tips dan trik, gaya bahasa yang tidak membosankan, sehingga naskah memiliki nilai jual.

3. Tulislah buku yang menjadi pesaing Anda di proposal ke penerbit, Tujuannya agar penerbit tahu apa yang membuat naskah Anda berbeda dengan buku yang sudah terbit, sehingga menjadi bahan pertimbangan diterima atau tidak

4. Tuliskan rencana promosi offline dan online secara detail.

5. Menuliskan sinopsi, Tujuannya agar penerbit tahu apa yang membuat naskah Anda berbeda dengan buku yang sudah terbit, sehingga menjadi bahan pertimbangan diterima atau tidak.

 

Langkah Ke Tiga >>> Etika Mengirimkan Naskah Kepada Penerbit

Untuk mengirimkan naskah ke penerbit, Anda juga harus aware dengan etikanya.

Perhatikan beberapa poin penting di bawah ini :

1.Mengirimkan satu naskah ke satu penerbit terlebih dahulu.

Misalnya, Anda mengirimkan naskah ke penerbit A, B, dan C. Ternyata penerbit A dan C memberi
ACC. Anda tidak boleh menerbitkan satu naskah di penerbit yang berbeda. Anda pasti menolak
salah satu penerbit tersebut. Hal itu bisa membuat nama Anda sebagai penulis tercoreng

2. Menuliskan kata pembuka

Contohnya, Anda mengirimkan naskah lewat email ke penerbit A. Maka, dalam badan email
juga ditulis kata sapaan, perkenalan diri secara singkat, judul naskahnya. Jadi, jangan hanya
mengirimkan lampiran naskahnya saja.

3. Berkata atau menulis dengan santun.

Sebagai contoh, Anda sudah mengirimkan naskah sejak tiga bulan yang lalu dan tidak ada kabar.
Maka, coba telepon penerbit tersebut dan tanya secara santu mengenai naskah Anda.

 

Langkah Ke Empat >>> Proses Penerbitan Buku

Setelah Anda mengirimkan naskah ke penerbit, lalu anda mendapatkan balasan dari penerbit, maka masih ada beberapa proses dasar yang akan Anda lalui yaitu :

1.Mendapatkan Surat Kontrak Kerjasama

Isinya adalah hak dan kewajiban penulis serta penerbit, jumlah royalti, bagaimana dan kapan
proses pencairannya, bagaimana jika kelak cetak ulang, dan masih banyak lagi.

2. Anda harus menunggu sekitar satu sampai enam bulan untuk mendapatkan
jawaban. Jika ditolak, maka itu saatnya Anda melakukan kembali self editing dan dikirim ke penerbit
lainnya. Namun, apabila Anda mendapatkan ACC, maka akan mendapatkan surat kontrak kerja
sama antara penulis dan penerbit, yang memuat hak dan kewajiban masing-masing pihak.

3. Anda akan berkenalan dengan pihak editor penerbit tersebut.
Dalam masa ini, Anda harus dapat berkomunikasi dengan baik dengan editor agar menghasilkan
karya naskah buku yang jauh lebih memikat.

4. Anda akan diminta rekomendasi dan akan diminta pendapat mengenai pilihan beberapa cover calon bukunya tetapi keputusan terakhir ada di tangan penerbit

5. Anda bertugas melakukan proofread, yaitu naskah Anda yang sudah di-lay out dan siap dicetak.

 

Dengan kita mengetahui langkah tepat menuliskan naskah yang sesuai dengan genre yang di mau oleh penerbit, maka peluang tulisan kita dibukukan akan semakin terbuka lebar.

Gimana Miks? Tambah semangat kan  menulis naskahnya …

Semangat yaaa …

 

 

Tantangan Makmood Publishing hari ke-7

2 Shares:
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like