Ini 5 Sektor Bisnis yang Tahan Krisis di Tengah Pandemi Corona

Source: pexels.com

Halo, Miks!

Dampak Coronavirus Disease (Covid-19) atau yang umum disebut virus Corona terhadap kehidupan, kini dirasakan juga oleh masyarakat di Indonesia. Pandemi virus Corona melumpuhkan perekonomian di berbagai sektor. Pembatasan sosial yang diterapkan pemerintah mengharuskan masyarakat untuk berdiam diri di rumah. Banyak usaha yang terpaksa merumahkan karyawannya karena termasuk jenis usaha yang dilarang beroperasi. Ada pula perusahaan yang tidak sanggup menanggung beban biaya operasional sehingga terpaksa merumahkan karyawan.

Apakah Anda juga terkena dampak pandemi Corona ini?

Ternyata, pandemi Corona tidak hanya memberikan dampak negatif. Beberapa usaha mampu bertahan bahkan melejit. Berikut 5 sektor bisnis yang tahan krisis di tengah pandemi Corona saat ini.

  1. Sektor Bisnis Makanan dan Minuman

Bisnis di bidang makanan dan minuman menjadi sektor yang tahan krisis. Masyarakat tetap membutuhkan pasokan makan dan minum dalam kondisi apapun. Bisnis di bidang ini juga dianggap membutuhkan modal yang relatif kecil, tenaga kerja yang sedikit, keuntungan yang besar, dan perputaran arus kas yang cepat. Bisnis makanan dan minuman bisa saja mengalami penurunan omzet, namun tidak akan bangkrut. Pelaku bisnis makanan dan minuman hanya perlu melakukan inovasi sesuai kondisi dan perilaku konsumen.

Bila tidak memiliki modal yang cukup untuk memulai bisnis makanan dan minuman, Anda tetap dapat bergerak di bidang ini. Usaha ini juga dapat Anda jalankan meskipun tidak memiliki keahlian memasak. Anda dapat menjadi reseller dari produk yang sudah dikenal masyarakat. Anda dapat menawarkan usaha ini melalui media sosial. Layanan siap antar akan menjadi nilai tambah usaha Anda.

  1. Sektor Usaha Penjualan Kebutuhan Pokok

Bahan kebutuhan pokok merupakan kebutuhan primer masyarakat. Masyarakat akan tetap mencari bahan kebutuhan pokok ini dalam kondisi apapun. Permasalahan yang timbul adalah adanya fluktuasi harga akibat perbedaan antara persediaan dan permintaan. Pelaku bisnis penjualan kebutuhan pokok juga perlu melakukan inovasi sesuai kondisi dan perilaku konsumen. Saat masyarakat diminta untuk diam di rumah, Anda dapat menawarkan jasa penjualan melalui media sosial. Anda juga dapat membuka layanan pesan antar.

  1. Sektor Jasa dan Produk Kesehatan

Kesehatan menjadi kebutuhan primer masyarakat. Masyarakat tidak saja akan tetap membutuhkan jasa layanan kesehatan, namun juga produk kesehatan. Tenaga kesehatan seperti dokter, perawat, apoteker, dan karyawan di pusat kesehatan menjadi garda terdepan untuk menjamin kesehatan masyarakat. Terlebih saat pandemi Corona yang membutuhkan pelayanan dan kondisi khusus.

Anda yang tidak memiliki keahlian dalam bidang kesehatan, dapat berperan dalam sektor ini. Pandemi Corona menyebabkan kebutuhan masyarakat akan alat kesehatan seperti masker dan hand sanitizer meningkat. Jika Anda memiliki keahlian menjahit, membuat masker dapat menjadi peluang usaha yang menjanjikan. Buatlah masker dengan kualitas yang baik dan desain serta motif yang menarik.

Makanan dan minuman kesehatan merupakan produk yang juga banyak dicari saat pandemi ini. Madu, kurma, minyak zaitun, VCO, lemon, berbagai jenis herbal atau pun produk makanan dan minuman kesehatan dalam kemasan. Anda dapat menjadi reseller dari produk-produk tersebut. Bila Anda menjual makanan dan minuman kesehatan dalam kemasan, pastikan bahwa produk tersebut telah terdaftar di Badan Pengawas Obat dan Makanan ya.

  1. Sektor Jasa Pendidikan dan Pelatihan

Sektor usaha jasa pendidikan dan pelatihan juga merupakan bidang yang tidak terkikis oleh kondisi saat ini. Kebutuhan belajar tidak dapat dibatasi oleh krisis yang terjadi. Sebagian orang justru merasa bahwa kondisi krisis merupakan momentum tepat untuk meningkatkan kompetensi. Hal ini menjadikan sektor usaha di bidang ini tetap bertahan meskipun kondisi perekonomian sedang turun. Beberapa bidang yang dapat dimasukkan dalam sektor ini adalah yang memanfaatkan keahlian Anda untuk bertahan atau memulai bisnis.

Menulis dapat dijadikan usaha untuk bertahan di tengah pandemi Corona. Sejumlah situs menyediakan peluang untuk para penulis lepas. Penulis dituntut untuk menghasilkan artikel berkualitas sesuai tema yang disepakati. Anda harus jeli untuk membaca kebutuhan setiap situs.

Bagi Anda yang memiliki bakat dalam bidang desain grafis, dapat menawarkan jasa membuat karikatur, logo, template, dan lainnya. Anda dapat menawarkan keahlian ini kepada kerabat melalui media sosial atau pun perusahaan yang membutuhkan jasa desain grafis lepas. Bagi Anda yang hobi memotret, cobalah untuk mengirimkan foto-foto karya Anda ke beberapa situs. Pastikan Anda telah mendaftarkan diri sebagai kontributor terlebih dahulu.

Anda juga dapat mencoba mengunggah video tutorial mengenai keahlian yang dimiliki di You Tube. Pastikan konten yang Anda buat menarik dan memberikan manfaat. Jangan lupa untuk memonetisasi kanal You Tube Anda.

  1. Sektor Bisnis Digital

Bisnis digital menjadi salah satu sektor yang dianggap paling dapat bertahan dalam kondisi krisis. Teknologi digital merupakan sektor yang mendukung berkembangnya sektor-sektor usaha yang lain. Teknologi digital yang saat ini banyak digunakan adalah aplikasi video conference. Beberapa software yang mendukung pekerjaan dari rumah, seperti software akuntansi juga dibutuhkan.

Anda yang  tidak memiliki keahlian langsung dengan teknologi digital, secara sederhana dapat berperan dalam sektor ini. Anda dapat terlibat dalam penyediaan pulsa dan paket data internet. Pandemi Corona menyebabkan banyak orang bekerja dari rumah. Para pelajar dan mahasiswa pun belajar jarak jauh dengan memanfaatkan teknologi melalui internet. Anda dapat mencari agen pulsa atau mengandalkan e-commerce untuk memulai usaha ini.

Nah, Miks. Anda dapat menyesuaikan diri dengan 5 sektor usaha tersebut. Anda cukup memiliki keberanian untuk memulai.

 

Tantangan Makmood Publishing hari ke-9

1 Shares:
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like