Mitoz & Fakta Seputar Cokelat yang Harus Diketahui

Source: winnetnews.com

Hai Miks….

Bagaimana Mood Anda hari ini? Baik atau buruk ?

Saat mood saya terasa buruk, maka saya akan bergegas ke dapur dan membuat secangkir cokelat panas lalu duduk menonton televisi sambil menyeruput coklat hangat. Atau mencari persediaan coklat batangan lalu mengunyahnya.

Nyess…langsung pikiran tenang, perasaan bahagia dan mood jelek pun menjauh.sehingga saya meyakini bahwa  mengkomsumsi  coklat dapat  memperbaiki mood. Bener gak sii? Atau itu hanya mitos semata. Yuk, simak mitos dan fakta seputar cokelat.

  1. Cokelat dapat memperbaiki mood, hal itu hanya perasaan kita saja karena rasa  coklat yang nikmat menimbulkan kesenangan kita saat mengkonsumsinya.   Faktanya, cokelat dapat memperbaiki mood karena zat yang terkandung di dalamnya theobromine, kafein, phenylethylamine, anandamine dan gula bersama  kafein mampu  membentuk perasaan bahagia seseorang karena kandungannya dapat meningkatkan hormone endorphin yang akan membuat Anda bahagia.

 

  1. Cokelat tinggi lemak, memang benar bahwa cokelat mengandung lemak, akan tetapi tidak semua cokelat tinggi lemak. Pencinta cokelat yang khawatir dengan lemak tinggi yang terkandung dalam cokelat dapat memilih Dark chocolate atau bubuk Kakao yang rendah lemak dan lebih sehat.

 

  1. Cokelat tinggi Kafein, Benar! Cokelat juga mengandung Kafein yang tinggi, tetapi jika dibandingkan dengan Kopi, lebih tinggi kandungan Kafein dalam Kopi. Jadi, Anda pilih konsumsi Cokelat atau Kopi?

 

  1. Cokelat tidak bergizi, banyak yang menyangsikan apakah cokelat bergizi dan memiliki kandungan yang bermanfaat buat kesehatan. Fakta sebenarnya bahwa Cokelat memiliki kandunga zat besi yang tinggi yang cukup memenuhi kebutuhan zat besi dalam tubuh. Selain itu, Cokelat juga mengandung protein dan kaya akan kandungan magnesium, tembaga, dan fosfor serta serat.

 

  1. Cokelat dapat merusak gigi, Cokelat pun dipercaya sebagian orang dapat merusak gigi. Akan tetapi sebenarnya yang merusak gigi adalah zat gula yang ditambahkan ke dalam cokelat.

 

  1. Cokelat menyebabkan timbul jerawat, Tidak sedikit juga yang takut mengkonsumsi Cokelat. Padahal tidak demikian. Timbulnya jerawat disebabkan kondisi kulit seseorang dan factor pemicu yang dimilikinya.

 

  1. Cokelat bisa membangkitkan gairah seksual, untuk yang satu ini belum ada pembuktian secara ilmiah, tetapi bisa jadi karena adanya perasaan bahagia setelah mengkonsumsi Cokelat, sehingga Anda akan lebih rileks dan bergairah ketika melakukan hubungan seks dengan pasangan Anda.

So…Anda pilih Cokelat atau tidak Miks?

1 Shares:
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like