3 Tips Mengatur Keuangan agar Tidak Besar Pasak daripada Tiang

Mengatur Keuangan [pixabay.com]

Halo, Miks!

Bagaimana kabar keuangannya? Masa pandemi covid 19 berdampak bagi semua lapisan masyarakat. Dari yang awalnya berpenghasilan tinggi sampai masyarakat lapisan bawah. Harga sembako menaik, sirkulasi keuangan berjalan melambat. Lalu, bagaimana agar semua baik-baik saja, antara pemasukan dan pengeluaran tetap balance di masa pandemic ini, 3 tips ini dapat dicoba:

  1. Tidak bersinggungan dengan riba

Riba merupakan harta tidak halal, yang menjadikan harta menjadi tidak berkah bahkan diancam oleh Allah akan musnah seperti tercantum pada surah Q. S Al Baqarah ayat 276:

“Allah musnahkan riba dan menyuburkan sedekah. Allah tidak menyukai setiap orang yang tetap dalam kekafiran dan bergelimang dosa.”

Sayangnya, banyak masyarakat terjebak dalam riba tanpa disadari. Menganggap riba hanyalah yang berkubang dalam dunia retenir. Padahal, kredit, bunga bank, arisan dengan keuntungan sekian persen yang ditemui pada kehidupan sehari-hari juga merupakan riba.

Maka, sejauh mungkin tinggalkan saja riba. Tidak hanya diancam oleh Allah, tetapi dapat memperburuk keuangan keluarga. Gaji atau penghasilan sehari-hari bisa habis untuk membayar cicilan bank yang terlalu tinggi. Pun, hasilnya tidak akan berkah. Bukankah yang kita cita-citakan adalah memiliki rejeki yang halal, baik dan berkah?

Lalu, bagaimana kalau terlanjur terjebak riba? Usahakan untuk segera menutupi, jual apa yang dapat digunakan untuk membayar. Insya allah, dimudahkan, dibantu oleh Allah swt. Dan menjadikan keuangan mengalir menjadi berkah. Bisa jadi yang diterima hanya sedikit, itu yang menjadi berkah untuk dunia akhirat.

  1. Membelanjakan uang dengan prioritas penting tidak penting

Membuat draf uang masuk dan keluar secara sederhana dapat membantu evaluasi mana keperluan yang benar-benar penting. Mana keperluan yang dapat ditunda. Begitu juga, ketika hendak berbelanja ke pasar, buat catatan sederhana agar tidak khilaf mata. Membeli barang-barang yang akhirnya tidak terpakai.

Membuat prioritas kegunaan uang saat pandemic ini sangat membantu. Kita tidak tahu kapan pandemic ini benar-benar berakhir. Kapan perekonomian akan membaik. Tidak ada salahnya untuk sementara menahan dulu untuk selera yang bisa ditunda.

  1. Membiasakan menabung walaupun sedikit

Idealnya, setiap orang mempunyai tabungan. Membiasakan diri untuk menabung walaupun sedikit sangat dianjurkan. Segera sisihkan beberapa lembar ketika menerima gaji. Tahan diri untuk tidak mengambilnya. Idealnya hanya untuk kebutuhan tidak terduga seperti sakit. Dengan memiliki tabungan, insya allah tidak akan terjebak pada riba di saat terjepit.

Nah, Miks! Selamat mencoba 3 tips mengatur keuangan agar tidak besar pasak daripada tiang saat pandemic ini.

Tantangan Makmood Publishing hari ke-13

 

 

1 Shares:
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like