Menabung di Masa Sulit, Mungkinkah? Ini 5 Tips yang Dapat Anda Coba

Tips Menabung di Masa Sulit [pixabay.com]

Halo, Miks!

 

Pandemi Coronavirus Disease (Covid-19) yang melanda hampir di seluruh dunia menyebabkan kondisi ekonomi menjadi tidak menentu. Banyak orang mengalami kesulitan keuangan. Beberapa pengusaha mengalami penurunan omzet, bahkan tak sedikit yang bangkrut. Para karyawan kehilangan pekerjaan karena dirumahkan atau mengalami pemutusan hubungan kerja. Beberapa keluarga kehilangan salah satu sumber pendapatan.

David Crawford dari National Westminster Bank, Inggris mengatakan bahwa masalah keuangan di masa pandemi ini kondisinya berbeda dengan kondisi normal. Saat ini adalah masa yang tidak pasti. Banyak orang khawatir terkena dampak ekonomi bila krisis global ini berlanjut. Ia menyatakan pentingnya menjaga dan mengatur kondisi ekonomi agar keuangan Anda aman dalam beberapa waktu ke depan.

Dalam kondisi saat ini, kerap kali tabungan yang rencananya disiapkan untuk masa depan, digunakan untuk menyambung hidup. Akibatnya, rencana masa depan yang sudah disiapkan gagal. Apakah Anda mengalami situasi yang sama?

Idealnya, sesulit apapun kondisi keuangan, tetaplah berusaha untuk mewujudkan rencana keuangan yang telah Anda susun. Rencana itu hanya dapat terwujud jika Anda disiplin menabung dan tidak menggunakan tabungan tersebut untuk menutup kebutuhan selama pandemi.

Nah, Miks. Setelah meninjau kondisi ekonomi Anda, Berikut 5 tips menabung yang dapat Anda coba di tengah pandemi Covid-19 saat ini.

  1. Terapkan Sistem Auto Debit

Bila Anda menerima gaji bulanan secara rutin melalui rekening, terapkan sistem auto debit untuk menabung minimal 10% dari pendapatan. Anda yang tidak memiliki gaji bulanan secara rutin, dapat juga menerapkan hal ini. Anda hanya perlu disiplin untuk menerapkannya.

  1. The power of Rp20.000

Cara menabung ini dipopulerkan oleh Ippho Santosa, seorang penulis dan motivator asal Pekan Baru, Riau, Indonesia. Ia mengajarkan untuk menabung dengan menggunakan satu buah celengan dan menyimpan setiap lembar uang Rp20.000 yang ditemukan. Bila Anda selesai melakukan transaksi dan memperoleh uang Rp20.000, segera masukkan uang tersebut ke dalam celengan. Cara ini tidak memiliki target. Anda cukup untuk disiplin memasukkan uang Rp20.000 setiap Anda menemukannya.

Bila menabung menggunakan uang Rp20.000 dirasakan sulit, cobalah untuk menabung uang Rp10.000. Gunakan cara yang sama. Simpan semua uang Rp10.000 yang Anda temukan. Cara ini termasuk paling ampuh dan cepat, karena uang Rp10.000 sering dijumpai ketika selesai berbelanja atau sisa transaksi.

  1. Menabung Sesuai Tanggal

Anda dapat mulai menabung mengikuti kalender. Misalkan, Anda menetapkan nominal Rp1.000 untuk tanggal 1, Rp2.000 untuk tanggal 2, dan seterusnya sehingga pada tanggal 30, Anda menabung Rp30.000. Pada akhir bulan, tanpa Anda sadari tabungan yang terkumpul mencapai lebih dari Rp400.000.

  1. Sisihkan Uang Kertas Terkecil

Anda juga dapat menabung dengan cara menyisihkan uang kertas terkecil. Selesai belanja atau melakukan transaksi, cek uang kertas terkecil yang Anda miliki. Simpan uang tersebut dalam celengan yang telah disiapkan. Uang kertas yang Anda temukan tentu nilainya bervariasi, namun yang penting adalah konsisten dan disiplin dalam menerapkannya. Anda dapat menetapkan waktu khusus untuk menabung, misalkan setiap hari, setiap minggu, atau selesai melakukan transaksi di luar rumah.

  1. Menyimpan Uang Koin (Receh)

Menyimpan uang koin atau receh adalah metode yang paling mudah. Meski uang receh, banyak orang yang berhasil mencapai impiannya menggunakan metode ini. Anda cukup menyediakan celengan dengan ukuran besar. Mulailah mengumpulkan semua uang receh yang Anda temukan.

Nah, Miks. Metoda mana yang paling mungkin Anda terapkan? Mulailah menabung dan buat mimpi Anda menjadi nyata.

 

 

Tantangan Makmood Publishing hari ke-14

0 Shares:
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like