Lifestyle Islami, Yuk Simak Penjelasannya

Tawadhu, Merunduklah Bagai Padi [pixabay.com]

Lifestyle Islami, Yuk Simak Penjelasannya

 

 

Halo Miks!

Lifestyle oke, oh tentu. Siapa pun tentu menginginkan lifestye sesuai perkembangan zaman kan? Semua tak hanya sesuai keinginan belaka. Tetapi perlu ada rambu-rambunya. Nah, rambu-rambu atau norma-norma yang berlaku. Apakah itu norma sosial, norma hukum dan yang terpenting sekali adalah norma agama. Hal itu, menjadi rel atau panduan dalam menempuh lautan kehidupan atau mengikuti trend lifestyle.

 

Lifestyle atau gaya hidup  Islami dikelompokkan menjadi dua golongan, pertama  Islami dan kedua jahiliyah. Gaya hidup Islami berlandaskan tauhid. Inilah lifestyle  orang beriman. Sedangkan lifestyle jahiliyah, landasannya hawa nafsu.  Inilah lifestyle orang tidak beriman dan ingkar . Setiap kaum muslim memilih lifestyle Islami, bukan jahiliyah.

Berdasarkan arti ayat tersebut, jelaslah bahwa bergaya hidup Islami hukumnya wajib bagi setiap muslim, dan gaya hidup jahiliyah adalah haram hukumnya. Hanya saja dalam kenyataan justru membuat kita sangat prihatin, sebab justru gaya hidup jahiliyah yang diharamkan itulah yang mendominasi sebagian besar gaya hidup umat Islam. Fenomena ini persis seperti yang pernah  dijelaskan Rasulullah saw. Sebagaimana sabda beliau: Bahwa tidak akan terjadi kiamat sebelum umatku mengikuti jejak umat beberapa abad sebelumnya, sejengkal demi sejengkal dan sehasta demi sehasta. Salah seorang shabat  bertanya  kepada Rasulullah, “Wahai  Rasulullah, mengikuti orang Persia dan Romawi?” Rasulullah  menjawab, “Siapa lagi kalau bukan mereka?”. Hadis Riwayat Bukhari dari Abu Hurairah.

Prinsip lifestyle atau gaya hidup Islami yang diridhai Allah :

  1. Niat Ibadah.

Aktiviats apapun tentu didasarkan niat. Apakah  lifestyle berbau modern ataupun tradisional. Semuanya hanya  niat ibadah kepada Allah Swt. Sehingga tidak sia-sia, tetapi berpahala di sisi Allah Swt.

 

  1. Layak dan patut

Lifestyle dilakukan dalam kehidupan harus berlandaskan pada dasar layak  dan patut.  Berarti harus disesuaikan dengan layak atau patut. Bahkan sesuai harus sesuai dengan syari’at Islam.

 

  1. Halal dan baik

Lifstyle kaum muslim yang beriman  bersandarkan  syari’at Islam. Pertimbangkan halal atau tidak. Tak kalah pentingnya adalah nilai kebaikannya. Halal secara hukum Islam. lifstyle nya   bermanfaat dan tidak merugikan siapa pun.

  1. Sederhana dan tidak berlebihan

Gaya hidup Islami dan tidak berlebihan. Hal ini, merugikan diri sendiri dan orang-orang terdekat. Allah tidak menyukai umat Islam atau manusia  hidup boros. Pola hidup sederhana harus dibudayakan umat Islam.  Sebagaimana yang dijelaskan Allah Swt dalam surat Al-A’raf ayat 31;  Hai anak Adam, pakailah pakaianmu yang indah di setiap (memasuki) masjid, makan dan minumlah, dan jangan berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak meyukai orang yang berlebih-lebihan.

Berdasarkan ayat di atas dapat dipahami, bahwa seseorang pola hidup sederhana terhindar kesombongan. Sederhana bukanlah sifat kikir, tetapi  sifat mengendalikan hawa nafsu. Ketenangan dan kenyaman adalah buah dari pola hidup sederhana. Kecenderungan orangnya mudah empati terhadap penderitaan orang lain.

  1. Tawadhu

Cerminan lifestyle Islami adalah tawadhu. Tawadhu adalah rendah hati merupakan salah satu cerminan seorang muslim yang beriman kepada Allah Swt. Apabila memiliki harta berlebih, bersihkan dari hak orang lain dengan berzakat. Berbagi  dengan karib kerabat yang membutuhkan. Harta  kekayaan dimiliki bisa dinikmati banyak orang. Anggaran berlebih untuk ibadah. Meningkatkan kemampuan beramal saleh dengan menolong sesama. Pentingnya hidup hemat dan kesederhanaan merupakan langkah terbaik diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari.

Umat Islam khususnya dan umat manusia bahwa diamanahkan Allah Swt. sebagai khalifah di muka bumi. Hal ini, dijelaskan Allah Swt dalam firman-Nya Surat Al-An’am ayat 165;  Dan Dialah yang menjadikan kamu penguasa-penguasa di bumi dan Dia meninggikan sebahagian kamu atas sebahagian (yang lain) beberapa derajat, untuk mengujimu tentang apa yang diberikan-Nya kepadamu. Bahwa sesungguhnya Tuhanmu amat cepat siksaan-Nya dan sesungguhnya Dia Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

Setiap kaum muslim adalah Abdillah atau hamba Allah. Oleh karena itu  lifestyle nya  hnaya karena Allah Swt. Insyaallah ketenangan dan kenyamanan sebagai orang beriman dan beramal saleh dinikmati. Aamiin.

Nah, itulah Miks, penjelasan lifestyle Islami. Silahkan coba terapkan dalam kehidupan sehari-sehari.  Semoga merasakan ketenengan  dan kenyamanan hidup.

 

 

#Tantangan Makmood Publishing hari ke-15

 

 

 

 

 

0 Shares:
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like