Tips Memilih Sepeda Untuk Pemula

Tips Memilih Sepeda Bagi Pemula [pixabay.com]

Halo, Miks!

Memasuki masa New Normal, kegiatan bersepeda semakin digemari masyarakat dan menjadi viral. Tidak hanya di Indonesia tapi juga di negara lain. Hal ini berdampak pada penjualan sepeda yang semakin meningkat. Harganya pun menjadi mahal seiring banyak permintaan. 

Berminat memiliki sepeda? Jangan salah pilih, ya, Miks. Sebaiknya kenali dulu seluk-beluk tentang sepeda, agar kita tidak salah membeli sepeda. Berikut hal-hal yang perlu diperhatikan saat memilih sepeda.

1. Kenali Trek

Sebelum membeli sepeda sebaiknya kenali trek yang sering kita lewati. Karena karakter sepeda harus menyesuaikan trek yang akan dilewati, agar tidak cepat rusak. Bila kita tidak tahu trek seperti apa yang akan dilewati, maka sepeda gunung adalah pilihan yang tepat, karena sepeda ini  nyaman digunakan di segala trek dan cocok untuk pemula. Pada umumnya, sepeda ini sudah dilengkapi suspensi dan rem cakram. Jadi nyaman dan tetap aman.

2. Kenali Ukuran Roda

Ukuran roda berpengaruh pada kecepatan sepeda. Saat ini sepeda untuk  dewasa umumnya berukuran 26 sampai 29 inci. Walaupun tidak terlalu signifikan, ukuran roda juga berpengaruh kepada tinggi sepeda. Jadi, bila kita tidak terlalu tinggi sebaiknya tidak menggunakan roda yang besar, agar tidak susah saat menapakkan kaki di tanah. Ini berkaitan dengan kenyamanan saat bersepeda.

3. Kenali Jenis Rem

Saat ini rem cakram sudah menjadi standar yang digunakan di tiap sepeda. Untuk diketahui, ada dua sistem pengereman pada sepeda. Rem hidrolik dan rem mekanik. Perbedaannya, rem mekanik bekerja dengan memanfaatkan tegangan kawat, sedangkan rem hidrolik bekerja memanfaatkan tekanan minyak. Sistem rem hidrolik lebih pakem dari pada rem mekanik, sehingga tidak diperlukan banyak tenaga untuk pengereman pada kondisi yang sama. Karena kegunaannya yang lebih baik, harga rem hidrolik terbilang mahal dan perawatannya tidak semudah rem mekanik.

4. Kenali Frame

Secara umum, ada lima bahan frame atau rangka sepeda. Setiap bahan memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Apa saja itu? 

  • Hi-Ten Steel

Hi-Ten Steel adalah singkatan dari High-Tensile Steel (baja). Sepeda yang terbuat dari bahan ini sangat kuat dan berat, fleksibel (penyok jika rusak), dan harganya pun lebih murah dibandingkan bahan yang lain . Bahan ini digunakan pada sepeda kelas low-end.  Kekurangannya bahan ini bersifat korosif. 

  • Chromoly

Frame sepeda ini berbahan dasar baja yang dicampur dengan Chromium dan Molybdenum. Biasanya dibuat lebih tipis sehingga lebih ringan. Bisa dibilang, bahan chromoly merupakan bahan baja tingkat lanjut. Tingkat korosif lebih baik dari baja Hi-Ten Steel. Bahan ini cocok untuk trek di gunung, karena bahannya yang fleksibel sehingga tidak mudah rusak karena hentakkan keras. 

  • Alloy

Bahan ini merupakan campuran metal dan alumunium. Saat ini hampir semua sepeda menggunakan bahan Alloy karena lebih ringan dan tahan karat. Kekurangannya bila rusak, bahan ini sulit untuk diperbaiki. Dalam jangka waktu 15 tahun kualitas frame akan menurun. 

  • Carbon Fiber

Sepeda dengan bahan serat karbon terbilang unik. Karena bahan ini bisa diatur ketebalan dan fleksibilitasnya. Sehingga bahan ini tidak berarti lebih ringan dari bahan yang lain. Namun, saat ini produsen membuat sepeda yang ringan dengan bahan ini. Dengan bahan yang fleksibel dan ringan, produsen dapat mendesain frame dengan kombinasi yang dapat diatur ketebalan dan fleksibilitas di setiap sisi. 

Frame berbahan carbon dibentuk dengan cara dicetak atau dilem sehingga tidak ada bekas pengelasan. Kekurangannya bahan ini mudah terbakar, dan akan patah apabila rusak karena benturan keras

  • Titanium

Frame berbahan titanium sangat ringan, kaku, dan anti karat. Walaupun ringan, frame ini bisa mengangkut bobot yang berat, dan tahan banting. Tidak heran bila sepeda berbahan titanium terbilang mahal dan sering digunakan oleh pesepeda profesional.

5. Kenali Sadel

Sadel merupakan salah satu bagian pada sepeda yang berpengaruh pada kenyamanan pemakai. Bagi pemula yang berpostur besar, sadel yang lebar akan sangat nyaman digunakan. Namun, jangan khawatir bila sepeda yang kita inginkan kurang nyaman sadelnya. Saat ini banyak dijual ekstensi sadel yang beragam kelebarannya, dan bisa dibongkar pasang.

 

Demikian, Miks. Tips memilih sepeda untuk pemula. Semoga bermanfaat. 

Ditulis untuk Tantangan Menulis Makmood Publishing hari ke-15

1 Shares:
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like