Belajar Keikhlasan Dengan Melepaskan, Yakinlah Akan Digantikan Seseorang Yang Lebih Baik

Ikhlas Melepasmu [pixabay.com]

Halo, Miks!

Mengiklaskan seseorang yang dicintai adalah hal tersulit dari cinta. Apalagi jika hubungan yang terjalin sudah memasuki usia tahunan. Nggak mudah mengeluarkan seseorang yang sudah masuk ke dalam hati mesti kamu pernah berhasil melakukannya.

Sepelik apapun masalahnya, melepaskan memang tidak pernah mudah. Ada memori dan perasaan yang saling berkelindan dalam sebuah ikatan, itulah yang memberatkan. Meski sedih dan sakit saat menjalaninya, namun ada pelajaran berharga yang bisa kamu petik dari berakhirnya hubungan. Yaitu pelajaran keikhlasan.

Miks, Ada beberapa hal yang menyebabkan kita sulit melepaskan seseorang meskipun dalam hubungan toxic :

  1. Perasaan memang sukar dipahami. Berulangkali disakiti namun tetap tak mau pergi,”Oh hati sebenarnya apa yang kamu ingini”

Perasaan seringkali sukar dimengerti. Terkadang sudah jelas-jelas hubunganmu dan dia tidak ada masa depan lagi namun kamu tetap bersikukuh untuk bertahan. Ada lagi ikatan yang sudah jelas menyakitkan tapi entah kenapa justru malah kamu perjuangkan.

Inilah yang membuat orang (termasuk anda) kesulitan melepaskan.

  1. Dia mungkin banyak mengukir momen indah dalam hidupmu. Tapi itu dulu, ingatlah bahwa dia telah menyakitimu?

Cinta memang tumbuh dari perasan, tapi jangan sekali-kali memisahkan logika dalam menjalani sebuah hubungan. Sebab terkadang perasaan mengaburkan fakta bahwa kamu dan dia nggak bahagia. Dia memang banyak mengukir momen indah bersamamu, tapi itu dulu. Buka mata. Lihatlah apa yang terjadi sekarang. Dia telah berubah dan lebih sering menyakitimu dibanding memberi kebahagiaan untukmu. Sadarlah sebelum kamu merasakan sakit yang nggak berdarah.

  1. Melepaskan Dia yang telah lama singgah di hati memang susah, tapi itu lebih baik daripada hatimu sakit dan jiwamu lelah

Melepaskan nggak  pernah mudah. Tapi itu satu-satunya hal yang mesti kamu lakukan saat hubunganmu lebih sering membawa kesedihan dibanding kebahagian.

Pada dasarnya tujuan utama dari sebuah ikatan adalah kebahagiaan. Kalau kamu sudah lama nggak merasaka kebahagiaan dari hubungan, lalu apalagi yang mesti kamu pertimbangkan? Melepaskannya adalah jalan yang paling masuk akal.

  1. Jangan memaksa bertahan kalau kamu justru kehilangan dirimu. Hubungan harusnya membuat mengenal diri bukan kehilangan diri.

‘Jangan mencintai orang lain lebih dari mencintai dirimu sendiri”

Sesuatu yang berlebihan itu nggak baik. Begitu pula dalam mencintai seseorang. Sebab ketika orang berlebihan dalam mencintai biasanya dia akan kehilangan cinta pada diri. Alhasil dia sudah nggak peduli lagi apakah cinta itu membawa kebagiaan atau kesedihan bagi diri.

Ini jelas dari hakikat cinta itu sendiri di mana cinta seharusnya memudahkan orang untuk mengenali dirinya sendiri. Dengan dibutakan oleh cinta akan kehilangan diri sendiri dan membahayakan diri.

  1. Merelakan bukan berarti menyerah, tapi menyadari bahwa ada hal yang tidak bisa dipaksakan

Merelakan hubungan kandas memang berat di hati. Terlebih di usiamu yang sekarang ini, usia siap menikah. Namun jagnan beranggapan bahwa itu keputusan yang salah. Keputusan meninggalkan dia yang sudah nggak sehati denganmu adalah tepat. Daripada melanjutkan hubungan lantas menderita, lebih baik ikhlaskan saja.

Dan jangan takut kamu akan nggak laku setelahnya. Masih banyak ikan di laut. Urusan jodoh sudah ada yang mengatur.

  1. Semakin kamu berusaha mengiklaskan, semakin tenang perasaan. Percayalah Tuhan telah menyiapkan sosok lain yang lebih baik untuk masa depan

Nggak ada berpisah yang membahagiakan, semua pasti meninggalkan kesedihan. Namun apabila dirasa keputusan pisah adalah jalan terbaik, maka sebaiknya kamu mengiklaskan.

 

Miks, dengan mengiklaskan hubungan yang toxic akan menyelamatkan diri sendiri dari bahaya akan kehilangan jati diri, Jangan khawatir seputar jodoh, ingat Tuhan telah mengaturnya. Kamu akan dipertemukan nanti jika waktunya tiba, sosok yang lebih baik dan tepat untukmu.Dengan berakhirnya hubungan dan merelakan cintamu kandas, ada pelajaran yang bisa dipertik yaitu “Keiklasan”. Semoga Bermanfaat.

 

1 Shares:
4 comments
  1. Jalani hidup sebagai diri kita sendiri saja, krn yg bisa mengukur seberapa besar nilai sebuah perasaan adalah yg menjalani. Ikhlas dan bersyukurlah dalam menjalani hidup. Salam sukses selalu sahabat..

  2. Jadikanlah hal2 yg tdk enak didalam hidup kita sbg hal yg biasa saja dan jangan menerima sesuatu dengan perasaan “terlalu”. Seperti terlalu cinta, terlalu sayang, terlalu kenyang, dsb. Krn dr situlah rasa ikhlas dlm diri seseorang diuji.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like