Chicken Soup For Jomlo-ers Ala MP

Chicken Soup for Jomlo [pixabay.com]

Kapan nikah? Pertanyaan itu yang sering diterima oleh mereka yang berstatus jomlo, dan terasa  begitu menusuk hingga dapat membuat para jomblo gundah. Seringkali, mereka merasa tersisih akibat perlakuan lingkungan dengan pertanyaan semacam itu. 

Sejak kecil, kita ditanamkan fase hidup yang normal menurut pandangan umum. Fase pra-sekolah, sekolah, kuliah, kerja, menikah, mempunyai anak, menimang cucu, dan meninggal dalam keadaan bahagia. Secara tidak sadar, pikiran kita dipenuhi rencana, kapan fase tersebut akan dilewati. Ketika seseorang tidak mencapai target, hal ini menjadi masalah, tidak hanya untuk dirinya tapi orang di sekelilingnya yang ikut sibuk bertanya kenapa. Terkadang, mereka membuat kesimpulan sendiri tanpa mengonfirmasi kebenarannya. Inilah yang membuat para jomblo minder dan menarik diri dari lingkungan. Betul, kan?

Buat Miks yang masih jomlo, tetap semangat dan ingat hal-hal berikut :

1. Setiap Orang Berhak Menentukan Nasibnya

Manusia dilahirkan ke dunia dengan catatan nasib yang berbeda-beda. Allah memberi petunjuk dan kebebasan memilih jalan mana yang dikehendaki. Setiap pilihan memiliki konsekuensi. Oleh karena itu, tidak siapa pun yang berhak mengatur dan menekan kita hingga membuat kita rendah diri. Kita diberikan keistimewaan juga ujiannya sendiri, dan hanya Allah yang berhak menilai diri kita.

2. Setiap Orang Berhak Untuk Dicintai

Selama kita berbuat baik kepada orang lain, kita berhak dicintai. Ketiadaan pasangan bukan berarti tidak ada yang menginginkan kita, bisa jadi waktunya belum datang. Bisa jadi bab jodoh adalah ujian dalam hidup kita. Tetaplah optimis, dan jangan bersedih.

3. Menjadikan Sabar Sebagai Perhiasan Diri

Ada anekdot yang mengatakan, sabar itu susah makanya pahalanya surga. Kalau sabar itu mudah, maka hadiahnya rantang. Anekdot itu benarlah adanya. Sabar itu mudah diucapkan dan sulit dilakukan, tetapi bukan berarti tidak bisa dilakukan. 

Ketidaksabaran hanya akan membawa amarah dalam diri kita, dan akhirnya membawa penyakit. Sayang, kan, Miks?

4. Melakukan Hal-hal Yang Menyenangkan

Dunia ini penuh dengan kesenangan, bahkan ada saja yang membuat seseorang terlena karena dunia. Jodoh belum datang, bukan berarti dunia sudah berakhir. Kita hanya perlu membuat langkah dan melakukan hal-hal yang menyenangkan. 

Coba mengingat-ingat lagi hal yang menyenangkan, atau mencoba hal baru yang belum pernah dilakukan. Ayo, lakukanlah sekarang, dan buat diri kita bahagia.

5. Bersilaturahmi Untuk Mengundang Rejeki

Rejeki secara luas bukan hanya materi, tapi juga hubungan baik, dan kekeluargaan. Allah menganjurkan manusia untuk banyak bersilaturahmi, baik secara riil maupun virtual. Melalui silaturahmi, pikiran dan wawasan kita semakin terbuka. Kita jadi tahu bahwa masih banyak di luar sana yang mendapat ujian yang lebih berat dari pada kita, sehingga tidak ada gunanya bersedih dan menarik diri dari lingkungan. Hal ini hanya akan merugikan kita.

6. Tetaplah Rendah Hati Tanpa Berbangga Diri

Apa yang terjadi pada kita adalah ketentuan dari Sang Maha Pencipta, baik kesuksesan maupun kegagalan. Kesuksesan dalam diri kita bukan berarti diri kita hebat. Sebaliknya kegagalan dalam diri kita bukan berarti karena kita tidak berdaya, dan berpikir Allah telah berbuat tidak adil. Tetaplah rendah hati dalam bersikap, karena perasaan rendah hati akan melahirkan rasa kasih sayang dan kebahagiaan dalam hidup. Kebahagiaan akan memancarkan kecantikan dari dalam. 

Demikian hal-hal yang bisa menjadi motivasi untuk Miks yang masih jomlo. Semoga selalu berbahagia. 

 

Ditulis untuk Tantangan Menulis Makmood Publishing hari ke-18

 

0 Shares:
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like