Review Buku Antologi Mosaik Memoar

Mosaik Memoar [Makmood Publishing]

Judul Buku : Mosaik Memoar
Penulis : Anna Farida, Dkk
Penerbit : Makmood Publishing
Tahun Terbit: Oktober 2019
Cetakan: 1, Oktober 2019
Jumlah Halaman: 288 halaman
Ukuran Buku: 14×20 cm
ISBN: 978-623-91820-4-5

Halo, Miks!

Hidup memang penuh warna, walaupun tak seindah pelangi. Kisah perjalanan hidup dari beberapa penulis berbakat yang dituangkan dalam buku antologi bertajuk Mosaik Memoar, membuat kita belajar dari pengalaman orang lain. Kisah sarat hikmah yang membuat hati trenyuh memahami makna dari setiap kejadian.

Dalam buku ini banyak bercerita tentang betapa orang tua mempunyai andil besar dalam mendidik putera dan puteri amanah Ilahi. Mengajarkan dan memberi contoh teladan dengan tidak kenal lelah, mengantarkannya sampai tergapai mimpi. Begitu juga sebaliknya, kisah anak-anak manusia yang meneladani sosok ayah dan ibu mereka, yang menjadikan mereka kuat menghadapi ujian hidup. Tidak hanya orang tua, sahabat dan kerabat juga ikut mewarnai cerita di dalamnya.

Kisah tentang kakak tertua yang menjadi panutan adik-adiknya, dan juga lingkungan masyarakat sekitar, meski dengan keterbatasan fisik, tak menyurutkan langkahnya untuk mengabdi pada keluarga, terutama kepada ibu tercinta. Kepergiannya menghadap Sang Pencipta, menyisakan kehilangan yang teramat dalam.

Rasa percaya seorang ibu kepada sahabat lama pupus sudah karena sikap yang tidak berempati disaat dirinya sedang membutuhkan bantuan. Beruntung sang ibu memiliki jalinan pertemanan yang kuat, meskipun terdapat jarak yang tidak dekat. Disaat menunggu kelahiran buah hati tercinta yang ketiga, Allah mengirimkan “malaikat-malaikat” yang menguatkan dan siap menolong.

Menjadi seorang relawan di negeri sendiri berlanjut ketika seorang Eny ikut suami ke luar negeri. Pilihan hidupnya untuk naluri kemanusiaan di negeri orang membuatnya menyadari bahwa jalan yang ia tempuh sungguh sepi dan sangat tidak biasa.

Orang tua mana yang tidak bangga dan bersyukur memiliki anak yang hafiz Al-Quran? Disaat usia sang anak masih sangat belia, ia sudah bisa menjaga diri dan kehormatannya sebagai seorang muslimah di negeri minoritas muslim.

Berkelut dengan ilmu, dan idealisme orang tua, perjuangan seorang perempuan yang sudah tidak muda lagi untuk memiliki momongan. Sabar menunggu anugerah itu tiba, dengan peristiwa kuret yang membuat jiwanya bergetar, seperti ragu akan rahimnya sendiri. Ternyata itu adalah rencana Allah yang terbaik. Allah memberinya anugerah tak terkira saat usianya menginjak 40 tahun.

Miks, beberapa penggalan cerita di atas hanyalah sedikit dari banyaknya nasihat yang bisa kita petik dalam buku ini. Dalam kehidupan, orang tua menjadi sosok yang amat penting untuk kita muliakan. Orang tua mana pun menginginkan yang terbaik untuk anaknya, walaupun dengan cara yang sulit diterima. Peran saudara dan kerabat juga tidak boleh kita remehkan.

Jalan yang kita lalui ini tidak selamanya mulus. Manusia hanya bisa berencana, tetapi Allah Maha Berkehendak atas segala sesuatu. Menjadi manusia yang selalu bersabar dan bersyukur adalah pilihan tepat, Miks.

Buku ini sangat layak dibaca bersama pasangan hidup Anda. Mengarungi bahtera rumah tangga dengan belajar dari pengalaman orang lain, membuat kita tidak merasa tergurui dan didikte.

Buku ini bisa dipesan di Makmood Publishing Store di beberapa toko online, atau bisa mengunjungi website www.makmoodpublishing.com untuk pemesanan di WA +6281218385947.

Selamat membaca, Miks!

Tantangan Menulis Makmood Publishing Hari Ke-21

0 Shares:
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like