5 Tips Komunikasi dengan Tunarungu

Source: parenting.orami.co.id

Halo, Miks!

Indera pendengaran amat penting dalam kehidupan, ibaratnya pemanis rasa, dalam hal ini misalnya kita bisa menikmati merdunya lantunan suara penyanyi. Namun, kaum tunarungu tidak bisa merasakanya, betapa sepi dunia ini bagi mereka. Akan tetapi, kaum tunarungu sama halnya dengan kita, mereka pun butuh sosialisasi, serta komunikasi dalam menjalani kehidupan. Agar kita bisa dengan mudah dapat menjalin komunikasi dengan mereka, maka perlu memahami batasan dari tunarungu.

Berkaitan dengan hal tersebut, Rani W (2013:13) berpendapat bahwa tunarungu adalah individu yang memiliki hambatan dalam pendengaran, baik secara permanen maupun tidak permanen. Berikut ini klasifikasi tunarungu berdasarkan tingkat gangguan pendengaran, yaitu sangat ringan (27-40 dB), ringan (41-55 dB), sedang (56-70 dB), berat (71-90 dB), dan tuli/ekstrim (di atas 91 dB).

Agar kaum tunarungu memiliki rasa percaya diri dan mau berkomunikasi dengan kita, ada beberapa jenis komunikasi yang bisa kita lakukan di antaranya:

1. Melalui Isyarat

Melalui Isyarat atau tanda, yaitu dengan gerakan tangan atau kerlingan mata. Isyarat tersebut ada yang sudah dibakukan menjadi Sistem Isyarat Bahasa Indonesia (SIBI), ada juga isyarat tidak baku.

2. Melalui Gestur atau Gerakan Tubuh

Gestur atau gerak tubuh atau biasa dibilang bahasa tubuh, yaitu dengan cara seperti menggelengkan kepala untuk menyatakan tidak mau.

3. Membaca Ujaran

Membaca ujaran atau memproduksi ujaran ini perlu penanganan khusus melalui Terapis Wicara (TW) dan sebaiknya ditangani sedini mungkin agar tunarungu dapat memaksimalkan fungsi dari organ bicaranya.

4. Komunikasi Verbal

Cara keempat adalah dengan cara melatih komunikasi verbal atau lisan. Hal ini merupakan lanjutan dari memproduksi ujaran, kita harus memotivasi kaum tunarungu untuk berbicara mengungkapkan idenya.

5. Augmentasi and Alternative

Communication (ACC) ada juga yang menyebut komunikasi total (komtal). Cara kelima ini adalah gabungan dari isyarat, bahasa tubuh, gambar, grafik, atau logo yang ada di komputer atau ponsel untuk membantu mereka berekspresi.

Dari kelima jenis komunikasi tersebut ada pun yang praktis dilakukan di masyarakat pada umumnya, yaitu komunikasi verbal atau lisan, tetapi memerlukan suatu kesabaran dan terjalinya rasa simpati dari kedua belah pihak tentang apa yang diungkapkan, yakni dibahasakan dengan kongkrit karena kelemahan kaum tunarungu mengalami konsep yang abstrak.

Oleh karena itu, apa yang dilihat dipegang, dimakan, serta diminum itu harus dibahasakan secara verbal dengan tekanan kata yang jelas serta dipraktikkan. Berikut ini lima tips berkomunikasi dengan kaum tunarungu.

1. Keterarahan Wajah

Ketika berbicara atau berinteraksi dengan kaum tunarungu tersebut Anda harus fokus pada gerak bibir Anda.

2. Kejelasan dalam Pengucapan Vokal dan Konsonan

Dalam hal ini percakapan Anda melatih bicara melalui membaca ujaran dan membetulkan kesalahan dala mengucapkan vokal dan konsonan ketika berinteraksi saat komunikasi.

3. Melatih Mengungkapkan Perasaan Apa yang Ingin Disampaikan

Alhamdulilah, seiring dengan kemajuan zaman kini kaum tunarungu percaya diri bisa berkomunikasi menggunakan vidio call, WhatsApp, Facebook, dan media sosial lainnya.

4. Pembiasaan Mengajak Kaum Tunarungu untuk Dilibatkan dalam Percakapan Keluarga

Hal ini harus dilakukan sedini mungkin ketika masa meraban hingga dewasa kaum tunarungu harus dimandikan bahasa agar percaya diri dalam bertutur kata.

5. Beri Kepercayaan pada Mereka untuk Bersosialisasi dengan Lingkungan Sekitar

Kaum tunarungu mampu hidup mandiri seperti Anda. Untuk itu, bekali mereka dengan keterampilan yang bisa dijadikan modal kecakapan hidup sehari-hari. Dengan demikian kaum tunarungu dapat menikmati manfaat dari komunikasi verbal, yaitu mereka mampu beriteraksi di sosial media.

Demikianlah penulis berbagi pengalaman sebagai guru anak berkebutuhan khusus bagi tunarungu semoga bermanfaat bagi pembaca.

2 Shares:
1 comment
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like