7 Tips agar Anak Usia Dini Tetap Merasakan Sekolah untuk Pertama Kalinya

Source: pixabay.com

Halo,  Miks!

Tahun baru di tengah pandemic tentu saja tak bisa ditunda dan dihindari. Beberapa sekolah telah membuka pendaftaran meskipun dengan sistem online. Semangat anak-anak untuk sekolah tentu tetap menggebu, apalagi anak usia dini yang baru pertama kali merasakan sekolah. Hal ini tentu saja berbeda dengan anak TK dan SD yang telah melewati jenjang pendidikan sebelumnya. Pendaftaran tetap dilakukan, tetapi efektif sekolah seperti biasa tentulah belum bisa berjalan. Nah,  pasti tidak mau kan, membuat kecewa anak-anak usia dini? Yuk, simak tips berikut ini!

1. Membangun Kebiasaan Seperti Biasa

Rutinitas bagun pagi, sholat Subuh, mandi pagi, memakai seragam, dan sarapan hendaknya tetap dilakukan agar anak tetap bersemangat. Lakukan seperti kondisi normal, sambil memberikan pengertian sesuai dengan pemahaman bahasanya bahwa sekolah belum bisa dilakukan seperti biasa.

 2. Membuat Jadwal Sederhana

Buatlah sebuah jadwal sederhana yang akan dilakukan dengan anak. Beritahukan dengan detail agar anak mentaatinya dengan baik.

Misalnya,

07.00 Masuk.

07.30-08.00 Berdoa dilanjutkan dengan bernyanyi sambil bergerak.

08.00-08.30 Bermain dengan motorik kasar.

08.30-09.00 Mencuci tangan dan berbaris untuk masuk kelas kembali.

09.00-10.00 Snack yang dibawa masing-masing, diperkenankan saling bertukar dan berbagi dengan teman.

10.00-11.00 Permainan motorik halus, bermain peran, atau membuat kudapan sederhana. Dilakukan bergantian agar anak-anak tidak bosan.

11.00 Sekolah selesai.

3. Bangun Komunikasi dan Pemahaman terhadap Anak

Pandemic, tentu saja sebuah kondisi yang rumit bagi anak-anak, sebagai orang tua hendaklah memberikan pemahaman tentang kondisi yang membuat anak tidak nyaman. Dengan protokol kesehatan baru menyambut new normal. Menerapkan kebiasaan baru yang harus selalu dipatuhi antara lain,  selalu menggunakan masker,  jaga jarak,  dan selalu mencuci tangan. Selanjutnya memberikan penjelasan sederhana tentang ditundanya sekolah yang diimpikan anak, tetapi masih bisa dilakukan di rumah tanpa harus pergi ke sekolah

4. Berikan Keterampilan yang Mengasah Motorik Halus dan Kasarnya

Anak usia dini berada pada fase golden age, sebuah kondisi otak berkembang paling pesat. Oleh kaena itu, berikan stimulus untuk meningkatkan kemampuan motorik halus dan kasarnya. Hal ini bisa dilakukan dengan bermain dengan benda yang ada di rumah.

Motorik halus adalah kemampuan anak menggunakan otot kecil, bisa dilakukan dengan latihan menggunting lalu menempel, bisa juga dengan aktivitas pagi harinya. Mengancing baju sendiri, memakai sepatu, atau makan sarapannya sendiri, sedangkan motorik kasar adalah gerakan tubuh menggunakan otot besar. Hal ini bisa dilakukan dengan melakukan lompat kodok, berdiri satu kaki, menendang, hingga berjalan jinjit.

5. Buat Komunitas Kecil di Sekitar Rumah dengan Teman Seusia

Bekerja sama dengan tetangga di sekitar komplek atau perumahan. Bentuk sebuah komunitas untuk anak-anak yang seusia agar anak tetap bisa merasakan sekolah seperti biasa. Tak perlu menghabiskan waktu lama yang terpenting anak bisa belajar bersosialisasi.

6. Bermain Peran

Bersama teman, buatlah permainan peran. Misalnya sekolah-sekolahan di mana terdapat anak yang menjadi guru dan sebagian lain menjadi muridnya atau permainan lain yang mereka sukai. Biasanya, anak laki-laki menyukai permainan petualangan dan anak perempuan menyukai permainan yang menumbuhkan rasa keibuan.

7. Membuat Prakarya Sederhana dan Menyenangkan

Ajaklah anak untuk membuat kreasi atau kudapan sendiri. Tentu saja yang mudah dan praktis dilakukan serta tidak berbahaya selama proses pengolahan. Misalnya, dari kardus bekas. Anak laki-laki diajak membuat pedang dan tameng, sedangkan anak perempuan membuat jam tangan atau mahkota. Hal ini juga bisa dikaitkan dengan poin 5, lo. Membuat kudapan misalnya agar-agar atau es krim.

Nah, ajaran baru tetap menyenangkan, bukan? Semangat mempraktikannya, ya!

0 Shares:
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like