Mirip tetapi Berbeda! Kenali Anak Introver atau Pemalu

Source: pexels.com

Hai, Miks!

Seorang memiliki berbagai karakter di dalam dirinya. Banyak hal yang muncul saat berinteraksi dengan mereka. Beberapa karakter muncul ketika orang tua mengamati lebih dalam anak-anak. Dengan pengamatan dalam keseharian, dapat membuka jalan untuk lebih mengenal mereka.

Karakter yang terkadang orang tua suka tertukar adalah sifat introver dan pemalu pada anak. Jika kita tahu, salah satu kecerdasan yang disebutkan dalam teori Multiple Intellegences adalah kecerdasan Intra personal, yaitu kecerdasan untuk memahami, bertindak sesuai dengan apa yang ada dalam dirinya. Kecerdasan ini akan menimbulkan kecenderungan pribadi anak lebih introver.

Anak yang memiliki kepribadian introver cenderung untuk menghindari keramaian dan lebih senang sendiri. Mereka tidak suka berada lama di keramaian dan cenderung menarik diri dari keramaian. Jika dilihat sekilas, memang kebiasaan anak introver hampir mirip dengan anak yang pemalu.

Akan tetapi, jangan salah, Miks. Kepribadian Introver pada anak berbeda dengan sifat pemalu. Hal ini dapat dilihat dari beberapa hal berikut:

1. Alasan

Seorang anak yang memiliki kepribadian introver, memiliki alasan khusus untuk menyendiri. Anak introver cenderung sensitif terhadap suatu kejadian sehingga mereka cepat lelah jika berada di tengah banyak orang dan memilih menarik diri dari keramaian. Mereka memilih sendiri untuk mengisi kembali energi dan memikirkan serta mencoba memahami setiap kejadian.

Sementara itu, anak pemalu memilih sendiri bukan karena kebutuhan mereka. Akan tetapi, lebih kepada rasa takut tidak bisa diterima atau takut melakukan sebuah kesalahan jika berada di antara banyak orang.

2. Latar Belakang

Seorang anak berkepribadian introver merupakan karakter dan sifat dasar yang ia bawa sejak lahir. Kepribadian introver sangat sulit untuk diubah karena hal tersebut memang sudah ada sejak ia pertama berada di dunia.

Namun, sifat pemalu lahir dari kebiasaan dan pengaruh lingkungan keluarga yang kurang mendukung dan mengapresiasi. Kemungkinan, sang anak merasa tertekan dan selalu disalahkan karena sesuatu di lingkungan keluarganya.

3. Cara Berkomunikasi

Sikap seorang anak introver bukan tidak bisa berkomunikasi dengan orang lain. Akan tetapi, terkadang mereka memilih untuk tidak mau berbincang dengan banyak orang. Namun, pada saat tertentu, ketika ada yang harus dibicarakan, anak introver bisa saja berkomunikasi dengan baik di depan banyak orang ataupun melakukan presentasi. Bahkan, jika di tengah kelompok kecil oorang-orang yang membuatnya nyaman, anak introver bisa saja membicarakan banyak hal.

Kalau anak pemalu, cenderung untuk tidak berani banyak berbicara. Mereka takut untuk mengungkapkan sesuatu dan membayangkan kejadian yang tidak menyenangkan sebelum terjadi.

 

0 Shares:
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like