7 Tips agar Tidak Terjerumus ke Dalam Pergaulan Bebas

Source: pexels.com

Hai, Miks!

Remaja identik sekali dengan hal-hal berbau kebebasan. Dengan merasa bahwa dirinya telah dewasa, seolah-olah membenarkan segala hal yang ia lakukan sehingga tak jarang pada zaman ini kita temukan generasi milenial yang sudah melewati batas. Mereka melakukan perilaku menyimpang, seperti menggunakan narkoba, mengonsumsi alkohol, dan berhubungan badan sebelum menikah, padahal hal-hal tersebut sangat tidak layak dilakukan oleh para calon generasi penerus bangsa.

Banyak sekali faktor pemicu terjerumusnya remaja ke dalam pergaulan bebas. Di antaranya karena rendahnya pendidikan dan kesadaran diri, kurangnya siraman rohani, faktor lingkungan yang tidak baik, rendahnya keadaan sosial dan ekonomi, serta ketidakmampuan seseorang menyaring informasi yang didapat dari internet dan media sosial.
Untuk menghindar dari terjerumus ke dalam pergaulan tak sehat ini, yuk, simak 7 cara menjadi remaja bebas bergaul tanpa terjerumus ke dalam pergaulan bebas berikut.

1. Memperkuat Pendidikan Agama

Pada dasarnya, setiap agama pasti mengajarkan penganutnya menjadi sosok yang bermoral dan berakhlak. Oleh karena itu, anak yang sejak dini diberi asupan keagamaan yang baik, tidak akan mudah terjerumus ke dalam pergaulan yang salah. Karena tentu ia mengetahui betul dan bisa membedakan hal-hal yang benar dan yang salah. Dan pergaulan bebas jelas termasuk sesuatu yang salah dan menyimpang.

2. Membentuk Pribadi Positif

Seseorang yang pada dirinya sudah tertanam pribadi yang kuat dan berpendirian kokoh, tak akan berminat menjajal hal-hal yang tidak bermanfaat walaupun ia berkesempatan untuk itu. Dengan keteguhannya dalam memegang prinsip hidup itulah yang menjadi bekal baginya untuk terhindar dari maraknya pergaulan bebas.

3. Selektif Memilih Teman

“(Agama) Seseorang tergantung dengan agama temannya”, rasanya kutipan tersebut bisa Anda jadikan pedoman dalam memilih teman yang baik. Karena kehidupan dan kebiasaan seorang teman benar-benar berpengaruh pada kebiasaan Anda. Salah dalam memilih teman, bisa-bisa malah menjatuhkan dan menjerumuskan Anda ke dalam pergaulan yang salah. Apabila Anda berteman dengan seorang pecandu alkohol, di awal-awal pertemanan mungkin masih bisa menolak, akan tetapi jika tidak segera menjauh, Anda akan terjerumus ke dalam kebiasaannya mengonsumsi alkohol. Oleh karena itu, selektiflah dalam memilih teman!

4. Mengetahui Bahaya Pergaualan Bebas

Sejatinya pergaulan bebas hanya akan merugikan diri sendiri, bahkan orang lain yang tak bersalah pun ikut terkena imbasnya, seperti keluarga contohnya. Dengan mencari tahu dampak apa yang ditimbulkan akibat pergaulan bebas, membuat Anda tersadar dan lebih bisa menahan diri untuk terjerumus ke dalamnya.

5. Mengisi Waktu Luang

Terjerumusnya seseorang ke dalam pergaulan bebas tentu tidak hanya disebabkan oleh keinginan dan ketidak tahuan. Adanya peluang dan kesempatan juga menjadi salah satu faktor pemicu. Makin banyak waktu luang yang dimiliki seseorang, maka makin besar pula peluang para remaja untuk mencicipi kemanisan semu sesaat pergaulan bebas. Sebaliknya, makin Anda bisa mengisi waktu luang dengan berbagai kegiatan positif, maka pikiran dan waktu untuk melakukan hal-hal yang menyimpang tersebut pun sirna.

6. Memperluas Pengetahuan

Dengan ilmu dan cakupan wawasan yang luas, seseorang akan lebih mudah menentukan arah kehidupannya. Karena dengan pengetahuan yang ia miliki, ia akan tahu manfaat-manfaat atau pun dampak yang akan ia peroleh dari keputusannya. Dan dengan minusnya ilmu akan efek positif yang akan ia dapatkan dari kegiatan lain, membuat ia merasa bahwa mencoba gaya hidup bebas merupakan pilihan yang paling tepat.

7. Berani Menolak

Tidak perlu takut dijauhi oleh teman-teman yang mengajak Anda kepada keburukan. Karena dijauhi mereka jauh lebih baik daripada memikirkan penyesalan yang akan Anda rasakan di akhir akibat menerima ajakannya. Ingat, selagi niatnya baik, maka Yang Maha Baik pun akan mendekatkan Anda dengan orang-orang yang baik pula.

Makin marak dan menjamurnya kasus para remaja yang terjerumus dalam pergaulan bebas, tentu membuat hati merasa miris. Dibutakan oleh hawa nafsu dan kesenangan sesaat membuat mereka lupa akan keluarga dan Tuhannya. Sadarlah bahwa dari perbuatan keji itu tidak hanya pelaku yang merugi.

Keluarga serta kerabat pun akan terkena getahnya. Mereka harus memikul rasa malu dan cacian atas kejahatan yang tidak mereka lakukan, bahkan tidak sedikit dari mereka yang sampai diasingkan dan dikucilkan kerabat lain dan para tetangga. Sayangi keluarga Anda! Sayangi diri Anda! Jangan kotori bayang-bayang keindahan masa depan dengan menuruti nafsu kebahagiaan semu sesaat itu!

1 Shares:
2 comments
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like