Ini Dia 8 Tujuan Menulis Menurut Si Pendulang Kesuksesan

source: Makmoodpublishing

Halo, Miks!

Menulis merupakan proses dari kreativitas di dalam menuangkan gagasan dalam bentuk bahasa tulisan dan hasil yang didapatkan biasa disebut tulisan atau karangan. Menulis untuk setiap orang memiliki sebuah tujuan ada yang dapat membius para pembacanya untuk merubah atau menggerakkan seseorang, seperti halnya para pejuang kemerdekaan. Sukarno lewat tulisan dengan nama pena Bima, dapat membuat gerah para penjajah dan membawa sebuah perubahan pada pemuda pada masanya.

Dalam menulis tergantung pada sebuah tujuan, jika seorang atlet lari, maka garis finish yang menjadi sebuah tujuan sehingga mereka harus fokus untuk mencapainya. Di dalam ajaran Islam dikenal dengan niat, segala sesuatu tergantung dari niat di mana hanya karena Allah Swt. sebagai segala sumber tujuan. Demikian pula seorang penulis dalam setiap goresan penanya memiliki nyawa karena termotivasi dari sebuah tujuan.

Ada pun tujuan menulis menurut para ahli yang telah dirangkum adalah:

1. Untuk menginformasikan sesuatu, baik itu gagasan-gagasan maupun ide-ide.

2. Untuk membujuk, mengajak dan merangsang para pembaca agar dapat menentukan sikap, apakah menyetujui atau mendukung yang dikemukakan penulis.

3. Untuk mendidik, mencerdaskan dan membimbing bangsa baik intelektualnya, emosionalnya, dan spiritualnya.

4. Untuk menghibur para pembaca yang lelah setelah beraktivitas

5. Untuk lebih meyakinkan para pembaca terhadap apa yang dimiliki sebelumnya.

6. Untuk memecahkan sebuah masalah.

Pada dasarnya manusia itu memiliki sifat meniru atau menduplikasi yang tinggi, kecenderungan tersebut bisa mengikuti kebiasaan idolanya, dalam hal ini mungkin Anda dapat menduplikasi dan termotivasi dari tujuan para penulis yang telah sukses berkarir dalam dunia kepenulisan untuk memfokuskan tujuan dalam menuangkan tulisannya.

Simak tujuan menulis dari mereka yang telah sukses, di antaranya adalah:

Menurut Sapardi Djoko Damono seorang sastrawan, “Tujuan menulis bukan untuk abadi, kalau menulis saya merasa bahagia.”

Menurut Pramoedya Ananta Toer seorang sastrawan, “Orang boleh pandai setinggi langit, tetapi selama tidak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan sejarah. Menulis bekerja untuk keabadian.”

Menurut Buya Hamka sorang ulama dan penulis novel Tenggelamnya Kapal Van der Wijck, “Cita-cita seorang pengarang ialah meninggikan kecerdasan kaumnya. Sebagaimana seorang petani mencangkul menghasilkan tanaman dan tentara tampil ke medan perang membela kemerdekaan tanah air, maka pengarang menggunakan penanya buat mencerdaskan kaumnya, kemajuan dan peradaban, membela kesopanan, dan mempertahankan kesucian sehingga bangsanya itu dapat duduk sama rendah berdiri sama tinggi dengan bangsa lain”

Menurut Asma Nadia seorang novelis pendiri Forum Lingkar Pena (FLP), “Menulis adalah berjuang, menulis sama halnya memberikan suara kepada mereka yang tidak bisa bersuara dan memberikan tempat kepada mereka yang tidak memiliki ruang dan kesempatan untuk diperhatikan”

Menurut Helvy Tiana Rosa seorang cerpenis pendiri Forum Lingkar Pena (FLP), “Menulis itu mencerahkan, penulis yang baik adalah penulis yang turut membangun karakter pembaca dan juga karakter penulis itu sendiri”

Menurut Ahmad Fuadi seorang novelis Negeri 5 Menara,“Menulis untuk menebar kebaikan.” Ada dua hal penting yang beliau percaya terkait tulis menulis. Pertama, kata-kata sesungguhnya lebih ampuh dari peluru. Sebutir peluru bisa menembus satu kepala dan bersarang di dalamnya tetapi kata-kata bisa menembus banyak kepala sekaligus. Bedanya, peluru dapat mematikan, sedangkan kata-kata, jika dirangkai dan dimuati nilai yang baik, justru menghidupkan dan menguatkan.”

Menurut Gol A Gong pendiri yayasan Rumah Dunia “Menulis untuk memerangi kebatilan, da’wah bi al-qalam untuk menyeru kebaikan dan mencegah kemungkaran.”

Menurut Andrea Hirata seorang sastrawan dan novelis Laskar Pelangi, “Ingin berbakti kepada gurunya.”

Demikian tujuan menulis dari mereka orang-orang sukses yang dirangkum dari beberapa artikel, semoga menjadi sebuah motivasi dan membuat Anda memiliki tujuan yang jelas dalam menggiatkan literasi.

0 Shares:
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like