Hal Ini Penting Dilakukan untuk Mengoptimalkan Perkembangan Bahasa Anak

Source: Pexels.com

Hai, Miks!

Dalam perjalanan perkembangan anak-anak dari bayi berumur 0 bulan, kemampuan bahasa merupakan hal yang paling terlihat perkembangannya seiring pertumbuhan dan pertambahan umur anak-anak.

Dimulai dari komunikasi dengan bahasa sentuhan dan tangisan hingga anak-anak menggunakan bahasa yang mudah dipahami oleh orang-orang sekitar. Untuk itu, sudah tugas dan kewajiban orang tua untuk mengembangkan dan mengoptimalkan kemampuan berbahasa anak-anak.

Kemampuan bahasa ini sangat penting bagi anak-anak agar anak mampu menyampaikan apa yang diinginkan dan mengekspresikan diri. Sebab, kemampuan komunikasi anak-anak seringkali mendahului kemampuan menggunakan kata-kata mereka sehingga menyebabkan anak menjadi stres. Akhirnya, anak hanya bisa menangis atau marah.

Berikut beberapa hal yang penting dilakukan dalam rangka mengoptimalkan kemampuan bahasa anak:

1. Sering Mengajak Anak Berkomunikasi dalam Suasana yang Menyenangkan

Anak-anak belajar pada saat mereka bermain. Dalam suasana yang menyenangkan, tentunya komunikasi lebih hangat terjalin. Dengan lebih sering mengajak anak berkomunikasi, maka kosa kata anak akan makin bertambah dan pengetahuan tentang istilah-istilah baru pun makin banyak. Hal ini dapat meningkatkan kemampuan bahasa anak Anda.

2. Memberi Contoh Komunikasi yang Efektif

Komunikasi yang efektif merupakan pintu gerbang anak dalam meningkatkan kemampuan bahasa. Biasakan anak untuk berkomunikasi dengan mencontohkan cara komunikasi yang efektif dengan menggunakan kata-kata yang baik dan benar. Misalnya, menyebut “susu” bukan “cucu.”

3. Mengoreksi Kesalahan Pengucapan

Jika anak mengucapkan kata dengan sedikit cadel, hal itu bisa dimaklumi karena otot-otot lidahnya belum sempurna tumbuh. Namun, bukan berarti dibiarkan begitu saja. Kita bisa mengoreksi kesalahan tersebut dengan cara yang baik. Misalnya, jika anak mengucapkan, “cucu.” Kita bisa mengoreksinya dengan mengatakan, “Oh, ini susu.” Akan tetapi, jangan memaksakan anak untuk mengucapkannya dengan benar seketika.

5. Meminta Mengucapkan Kata yang Bisa Dipahami Sebelum Memberikan Keinginannya

Salah satu cara berkomunikasi anak-anak adalah dengan menangis. Hal ini mungkin disebabkan anak-anak belum memahami bagaimana mengucapkan keinginan dengan kata-kata. Misalnya, ketika anak lapar. Biasanya, anak akan menangis atau menunjuk ke tempat makanan tersedia. Saat inilah Anda dapat mengajak anak untuk mengucapkan, “Adik mau makan, ya?” Dan ajarkan cara mengucapkan makan. Maka saat itu, anak akan belajar cara mengucapkan kata makan.

5. Membacakan Cerita dan Mengajak Bernyanyi

Dengan membacakan cerita dan mengajak bernyanyi, anak-anak akan menambah kosa kata mereka. Beragam ekspresi dalam cerita juga bisa menambah pengetahuannya dalam mengekspresikan sesuatu.

6. Mengajaknya Melakukan Perintah Sederhana

Perintah sederhana seperti duduk, berdiri, dan sebagainya akan membantu anak untuk menambah kemampuan bahasa anak-anak.

Dengan melakukan hal di atas, merupakan cara kita untuk menstimulasi anak-anak dalam menumbuh kembangkan kemampuan bahasanya. Namun, yang perlu diingat, jangan memaksa anak untuk mencapai sesuatu. Lakukanlah dengan suasana yang menyenangkan. Selamat mencoba di rumah.

0 Shares:
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like