Inilah 3 Makna Seorang Anak Bagi Orang Tua

Source: Unsplash.com

Hai, Miks!

Menjadi orang tua merupakan impian dan harapan bagi setiap pasangan suami istri yang telah menikah. Banyak pasangan yang bersabar menunggu bertahun-tahun, bahkan mencoba berbagai cara untuk bisa memiliki seorang anak.

Hal tersebut tentu disertai dengan harapan bahwa kelak anak mereka akan meneruskan generasi keluarga dengan baik. Namun, makna dari seorang anak tentu lebih dalam bagi setiap pasangan. Berikut Beberapa makna seorang anak:

1. Anak adalah Rezeki

Seorang anak merupakan rezeki yang dianugerahkan oleh Allah untuk orang tua. Oleh karena anak merupakan rezeki, maka waktu dan jumlahnya pun sudah ditetapkan bagi masing-masing pasangan. Allah memberikan rezekinya sesuai kadar kesanggupan masing-masing keluarga.

Maka, bagi kita para orang tua tetaplah berprasangka baik dan berharap terus berdoa untuk kebaikan dan keberkahan dari kehadiran anak-anak di tengah keluarga.

2. Anak adalah Amanah

Makna kedua tentang kehadiran seorang anak di keluarga adalah amanah. Anak merupakan amanah yang Allah titipkan kepada pasangan untuk dijaga dan dirawat sebaik mungkin. Kelak, amanah ini akan diminta pertanggungjawabannya di akhirat. Tentang bagaimana orang tua mendidik mereka, tentang bagaimana orang tua memenuhi hak anak.

Oleh karena itu, jagalah selalu titipan Allah dengan sebaik-baiknya agar nanti mereka kembali kepada Sang Pemilik dengan utuh sehingga kita sebagai orang tua bisa dengan bangga mempertanggungjawabkan pengasuhan kita.

3. Anak adalah Investasi

Ada yang beranggapan, salah satu investasi yang besar dan bernilai adalah kehadiran seorang anak di tengah-tengah keluarga. Dari kehadiran seorang anak, orang tua mengharapkan kebaikan kelak di dunia dan di akhirat.

Adapun sebuah investasi, tentunya ada untung dan ruginya. Tergantung bagaimana cara orang tua mendidik anak-anaknya maka lakukanlah dan usahakanlah yang terbaik untuk anak-anak yang berada di tengah-tengah kita. Baik untuk masa depan mereka maupun untuk masa depan kita sebagai orang tuanya di dunia dan akhirat.

Salah satu contohnya, Allah memberikan kabar baik bagi orang tua yang telah berhasil mendidik anak-anaknya menjadi penghapal Al Quran. Bahwa, kelak di akhirat, orang tua penghapal Al-Qur’an akan dipakaikan jubah dan mahkota kehormatan, bahkan sang anak bisa memberikan pertolongan kepada orang tuanya.

Beberapa makna tersebut membuat kita semakin termotivasi untuk memberikan pendidikan dan pengasuhan terbaik untuk anak-anak agar kelak akan lahir generasi-generasi Qur’ani yang menjadi rahmatan lil alamin.

0 Shares:
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like