Pentingnya Pendidikan Reproduksi bagi Remaja

Source: geotimes.co.id

Hai, Miks!

Kali ini Makmood akan membahas tentang reproduksi, terutama untuk remaja. Kesehatan reproduksi itu sangat penting. Bukan hanya bagi orang dewasa, tetapi juga untuk remaja. Mengapa demikian? Sebab,  masa remaja merupakan saat yang utama untuk membiasakan menjaga sesuatu, terutama kebersihan reproduksi karena untuk kebutuhan jangka panjang.

Lalu, apa, sih, reproduksi itu?

Reproduksi berasal dari ‘re’ yang artinya kembali dan ‘produksi’ yang memiliki arti membuat atau menghasilkan, sedangkan secara rinci reproduksi adalah suatu proses kehidupan manusia dalam menghasilkan keturunan. Lalu, kenapa sejak remaja disarankan sudah mempelajari soal reproduksi? Jawabannya adalah karena remaja merupakan peralihan dari kanak-kanak menjadi dewasa sehingga masalah kesehatan reproduksi sudah bisa mulai dikenalkan.

Kenalkan Masalah Reproduksi sejak Dini pada Remaja

Namun, banyak orang tua yang merasa kalau masalah reproduksi itu tidak pantas dikenalkan pada remaja. Mereka menganggap bahwa masalah seksual atau hubungan intim merupakan hal yang tabu, padahal sebenarnya masalah reproduksi tidak hanya membahas soal seksual saja. Akan tetapi, mencakup kondisi kesehatan yang meliputi sistim, fungsi, dan prosesnya.

Kurangnya Edukasi tentang Reproduksi Bisa Menyebabkan Hal yang Tidak Diharapkan

Para orang tua tidak mengerti, jika remaja kurang edukasi tentang reproduksi bisa menyebabkan hal yang tidak diharapkan. Misalnya, penyakit seksual menular, kehamilan di usia muda, sampai aborsi yang menghilangkan nyawa para remaja.

Remaja merupakan makhluk yang mempunyai rasa ingin tahu yang begitu besar. Jika tidak diawasi dan diberi bekal yang cukup sangat berbahaya. Tindakan yang dilakukan dapat memicu beberapa masalah. Jadi, masalah kesehatan reproduksi harus benar-benar dikenalkan sejak usia remaja.

Usia remaja biasanya suka mencari informasi tentang reproduksi. Kemudian, jika mendapatkan dari sumber yang kurang terpercaya bisa berbahaya. Mereka bisa salah mengambil langkah, terutama apabila memperoleh dari situs-situs porno. Semua itu menyebabkan para remaja mempunyai pengertian yang salah seputar reproduksi.

Usia remaja yang mengalami masa pubertas biasanya menjadi lebih ekspresif dalam mengeksplorasi organ dan perilaku seksualnya. Jika, pemahamannya terhadap reproduksi salah, maka perilaku seksualnya pun bisa salah jalan.

Perilaku seksual yang salah bagi remaja sangat berbahaya. Mengapa demikian? Karena bisa menimbulkan risiko terkena penyakit menular seksual, di antaranya, keputihan, Klamidia, Gonorea, HIV AIDS. Jika, dibiarkan, penyakit itu bisa menyebabkan infeksi dan membahayakan mereka, bahkan bisa sampai merenggut nyawa mereka.

Itulah mengapa pendidikan reproduksi sangat perlu dikenalkan pada remaja. Semua itu agar remaja bisa paham terhadap apa yang terjadi pada masa transisi dari anak-anak menjadi remaja, juga peralihan dari remaja menjadi dewasa yang sehat. Selain itu, supaya remaja bisa membuat keputusan penting dalam kehidupan mereka.

Pendidikan Masalah reproduksi Harus Diperhatikan oleh Semua Pihak

Pendidikan masalah reproduksi harus diperhatikan oleh semua pihak. Mulai dari pendidik, orang tua, tokoh masyarakat, dan pemangku kebijakan serta pemerintah. Mereka semua harus bekerja sama demi berhasilnya pendidikan tersebut.

Remaja juga harus bisa terbuka pada orang tuanya, jika mengalami sesuatu terhadap kesehatan reproduksinya. Namun, masih banyak remaja yang takut mengatakan pada orang tuanya. Alasannya beragam, ada yang malu, takut dimarahi, dan dipukul. Banyak juga yang tidak mengerti kalau mereka terkena penyakit perihal reproduksi. Juga tidak mau periksa ke fasilitas kesehatan. Semua itu karena mereka kurang edukasi dan orang tuanya kurang peka terhadap anaknya.

Sebetulnya, remaja yang mengidap penyakit reproduksi, atau yang memiliki masalah kesehatan seksualnya harus segera dibawa ke fasilitas kesehatan untuk mendapatkan tindakan. Tenaga kesehatan pun harus memberi informasi dan penjelasan pada mereka, sehingga perilaku yang kurang baik terkait kesehatan reproduksi akan berubah.

Demikian pembahasan pentingnya pendidikan reproduksi bagi remaja. Semoga bermanfaat.

0 Shares:
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like