Inilah 7 Nama Lain Surah Al-Fatihah Beserta Maknanya

Picture source: https://blogthecall.wordpress.com/

Hai, Miks!

Surah Al-Fatihah tentu merupakan surah terfavorit, bukan? Ia pun juga merupakan surah yang pertama kali kita hafal sebagai seorang muslim. Kita semua sudah diajarkan surah ini sejak kita kecil. Ya, karena surah ini menjadi surah wajib dalam tiap ibadah salat kita. Tanpa surah ini, ibadah kita menjadi ibadah yang tidak sah, ya, Miks.

Tahukah, Anda, Miks, bahwa surah ini memiliki banyak nama selain nama Al-Fatihah. Banyaknya nama ini menunjukkan tentang karakteristik yang melekat padanya. Inilah 7 nama Surah Al-Fatihah yang memiliki kedahsyatan makna pada tiap nama. Ketujuh nama ini bila kita hayati, niscaya akan membantu kita memahami dan menghayati dalam mengamalkannya.

1. Ummul Kitāb

Surah ini selain terkenal dengan nama Al-Fatihah, ia terkenal pula dengan nama Ummul Kitāb, atau ibunya kitab Al-Qur’an. Mengapa? Karena di dalamnya adalah ibarat ringkasan semua ajaran Al-Qur’an. Di dalamnya ada masalah akidah terkait dengan nama-nama Allah, aqidah tentang keimanan terhadap hari akhir, dan juga tentang ibadah serta sosial kemasyarakatan.

2. As-Sab’u Al-Matsānī

Secara bahasa arti dari As-Sab’u Al-Matsānī adalah tujuh yang berulang-ulang. Maksudnya adalah bahwa 7 ayat dari Surah Al-Fatihah ini selalu kita baca dalam salat kita. Kita pun wajib tahu, bahwa tanpa surah ini salat kita tidak sah, baik salat sunah, apalagi salat wajib. Minimalnya dalam sehari semalam, surah ini kita baca sebanyak 17 kali sebanyak jumlah rakaat wajib yang kita lakukan.

3. Ash-Sholātu

Nama ini ternyata juga menjadi nama lain Surah Al-Fatihah. Ya, karena memang dalam ibadah salat wajib dibaca surah ini pada tiap rakaatnya. Selain itu, penamaan dengan kata  Ash-Sholātu tersebutkan dalam hadis qudsy panjang yang teriwayatkan bahwa Allah berfirman tentang surah ini:

Aku membagi salat antara diri-Ku dan hamba-Ku menjadi dua. Untuk hamba-Ku apa yang dia minta. Apabila hamba-Ku membaca: “Alhamdulillahi rabbil ‘alamin.” Allah Ta’ala berfirman: “Hamba-Ku memuji-Ku.”

4. Al-Wāfiyah dan Al-Kāfiyah

Kedua nama ini digabungkan jadi satu nomor karena keduanya saling menegaskan antara satu dengan yang lain. Al-Wāfiyah artinya yang telah memenuhi dan Al-Kāfiyah artinya adalah yang mencukupi. Kedua nama ini tersematkan untuk satu surah ini, karena surah ini telah mencukupi pembacanya, artinya dengan membaca dan mengamalkan surah ini maka seakan-akan semua syariat Islam terwakili olehnya.

5. Ar-Ruqyah

Oh, ya, surah ini juga bernama lain Ar-Ruqyah. Nama ini tersematkan untuk Surah Al-Fatihah karena ia termasuk salah satu bacaan surah dalam rangkaian doa-doa ruqyah, ataupun serangkaian bacaan yang dibacaan untuk menjadi salah satu usaha memohon kesembuhan kepada Yang Maha Memberikan Kesembuhan.

6. Al-Ḥamdu

Sering kali nama-nama surah dalam Al-Qur’an diambil dari kata-kata yang terdapat pada ayat pertama atau dalam ayat-ayat yang ada dalam surah tersebut. Nah, begitu juga dengan nama Al-Ḥamdu ini. Nama ini diambil dari kata yang terdapat pada ayat kedua dari surah ini. Al-Ḥamdu berarti pujian kepada-Nya. Dialah yang berhak dan layak untuk mendapatkan pujian secara sempurna dan paripurna. Bukankah semua nikmat-nikmat yang ada bermuara pada-Nya?

7. Asy-Syifā’

Nama ini berarti obat atau penawar. Karena surah ini diyakini dapat menjadi obat ataupun penawar dari racun. Hal ini sesuai dengan sabda Nabi bahwa surah Al-Fatihah adalah sebagai obat dari racun.

Nah, ketujuh nama di atas semoga dapat menambah khazanah keislaman kita, ya, Miks. Ketika Anda membaca Al-Fatihah, 7 kedahsyatannya dapat dihadirkan sehingga menjadi bacaan yang lebih bermakna. Selamat membaca!

 

0 Shares:
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like