7+ Cara Menjaga Kesehatan Reproduksi Wanita

Picture source: kawaiibeautyjapan.com

Hai, Miks!

Sehat itu sangat mahal harganya. Oleh karena itu, kita harus bisa menjaga organ tubuh supaya bisa bekerja dengan baik. Organ yang paling penting bagi wanita yaitu organ reproduksi. Mengapa demikian? Karena nantinya akan digunakan untuk hamil dan melahirkan.

Jika organ reproduksi wanita bebas atau terhindar dari penyakit maupun keluhan lainnya maka organ tersebut sehat. Sebagai seorang wanita memang sangat perlu menjaga organ reproduksinya agar tetap sehat. Organ reproduksi wanita terdiri dari vagina, klitoris, serviks, atau mulut rahim, rahim, tuba falopi, dan ovarium atau indung telur.

Jadi, seorang wanita bukan hanya wajah, tubuh, dan pakaian yang harus dirawat. Tidak melulu soal kecantikan dan kemulusan wajah saja. Apalah artinya sebuah kecantikan, jika menderita penyakit kelamin atau seksual. Menjaga kesehatan reproduksi itu penting karena nantinya bisa disayang suami. Tentunya juga nanti yang akan mewujudkan cita-cita kita mempunyai keturunan. Cantik itu perlu, tetapi organ reproduksi juga harus sehat dan terjaga.

Ada banyak cara untuk menjaga kesehatan organ reproduksi wanita. Antara lain:

1. Jaga Kebersihan Bagian Luar Vagina

Selalu bersihkan bagian luar vagina setelah buang air kecil maupun air besar. Jangan lupa gunakan air bersih. Bersihkan dari arah depan ke belakang.

2. Hindari Douching

Maksudnya adalah hindari memasukkan jari ke dalam vagina. Meskipun itu dilakukan untuk membersihkan bagian dalam vagina sekalipun. Karena aktivitas tersebut malah membuat bakteri loctobacili hilang dan memicu iritasi kulit.

3. Hindari Menggunakan Sabun atau Shower Gel

Saban atau shower gel bisa membuat organ reproduksi kering, iritasi, dan kadang gatal.

4. Ganti Celana Dalam secara Teratur

Mengganti celana dalam secara teratur bisa untuk menjaga kesehatan organ reproduksi. Mengapa? Karena sirkulasi udara dan darah lancar.

5. Hindari Pemakaian Pembersih Vagina

Pembersih vagina yang ada di pasaran bisa menimbulkan efek samping dan mengubah ph vagina.

6. Sering Ganti Pembalut

Apabila  sedang mengalami haid, sebaiknya sering ganti pembalut. Terutama pada awal haid karena banyak mengeluarkan darah.

7. Ketahui Waktu Normal Keputihan

Secara umum keputihan memang akan muncul beberapa hari sebelum haid, ketika mengalami gairah seks, kehamilan, dan klimaterik atau setelah menopause.

Jika keputihan terjadi di luar waktu tersebut dan disertai dengan bau tidak sedap, warna yang kuning atau kehijauan, dan rasa gatal sebaiknya segera konsultasikan dengan dokter.

Jadi, kesehatan organ reproduksi itu sangat penting untuk dijaga. Sebab, nantinya berpengaruh untuk kelancaran pada masa hamil, persalinan, dan juga hubungan sek antara pasangan suami-istri.

Selain cara di atas, masih ada beberapa cara lainnya. Di antaranya:

  • Makan Makanan Sehat

Menurut dokter kandungan (Obgyn) di Texas Fertility Center, dr. Natalie Burger, asupan makanan yang mengandung nutrisi dan gizi yang cukup bisa membantu tubuh memproduksi sel telur yang sehat dan berkualitas. Selain itu, nantinya bisa menjalani kehamilan tanpa komplikasi.

  • Melakukan Hubungan Seks yang Aman

Maksudnya adalah melindungi diri dan pasangan dari penyakit kelamin yang menular. Selain itu, untuk menghindari kehamilan yang tidak direncanakan. Seks aman yaitu menggunakan alat kontrasepsi, tidak bergonta-ganti pasangan.

  • Sering Cek Kesehatan ke Dokter
  • Sebisa Mungkin Hindari Merokok dan Minuman Beralkohol

Cara-cara di atas sangat penting untuk menjaga kesehatan organ reproduksi. Selain itu, kita juga harus rutin olahraga agar tubuh tetap bugar dan sehat. Juga biasakan tidur dengan cukup. Apabila kurang tidur bisa berdampak pada fungsi reproduksi jangka panjang. Itulah kita harus bisa menjalankan gaya hidup yang sehat, supaya organ reproduksi juga sehat.

Ok, Miks, semoga penjelasan ini bermanfaat untuk kita semua.

0 Shares:
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like