Mengambil 4 Hikmah dari Kematian Seseorang

Picture source: manadotribunnews.com

Hai Miks!

Akhir-akhir ini banyak pemberitaan orang-orang yang meninggal, ya, tentunya ini berita duka yang harus dihadapi. Terlebih jika yang meninggal itu orang yang dekat dengan kita atau yang kita kenal. Pasti sangat menyedihkan, bukan?

Namun, di balik berita duka itu pastinya ada hikmah yang bisa kita ambil. Apa saja, sih, hikmah di balik kematian itu? Yuk, kita simak.

1. Menjadi Ingat Mati

Dalam QS. Al Imran: 185 menerangkan yang artinya: “Setiap yang bernyawa akan merasakan mati. Dan hanya pada hari kiamat sajalah diberikan dengan sempurna balasanmu. Barang siapa yang dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam Surga, sungguh, dia memperoleh kemenangan. Kehidupan dunia hanyalah kesenangan yang memperdaya.”

Dengan banyak mengingat mati, perilaku yang ditampakkan akan lebih tenang dan tidak rakus akan dunia. Manusia yang cerdas adalah yang banyak mengingat mati.

2. Segera Melaksanakan Salat

Dengan selalu mengingat mati, ada rasa takut menunda salat, apalagi meninggalkannya. Salat akan terasa lebih khusyuk dan terasa nikmat dengan membayangkan salat yang dilakukan merupakan salat terakhir di dunia ini.

Dengan bayangan dirinya terbujur kaku di alam kubur sendirian dan tak ada satu pun manusia yang menemaninya maka salat akan terasa lebih syahdu meresap ke dalam hati dengan jiwa menghamba dan merendahkan diri di hadapan-Nya yang Maha Hidup dan Maha Kuasa.

3. Rajin Bersedekah Terlebih Sedekah Jariyah

Diriwayatkan, seorang mayat apabila sudah ada di alam kubur meminta diberi kesempatan hidup kembali hanya untuk bersedekah. Dikarenakan faedah sedekah sangat besar ketika di alam kubur nanti.

Sesuai sabda Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa Salam:
“Apabila anak Adam meninggal dunia maka terputuslah amalnya, kecuali 3 perkara, yaitu sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat bagi manusia, dan anak saleh yang mendoakannya.” (HR. Muslim).

4. Menjadi Pribadi yang Produktif

Seseorang yang selalu ingat mati dan tidak mengetahui kapan akan dicabut nyawanya, ingin bersegera memiliki manfaat bagi orang lain. Menyegerakan berbuat sesuatu yang bermanfaat akan membuat dirinya lebih produktif dari sebelumnya.

Sesuai dengan sabda Rasul tentang manusia cerdas.
“Manusia yang cerdas adalah yang paling banyak mengingat kematian dan paling baik dalam mempersiapkan bekal untuk menghadapi kehidupan setelah kematian. Mereka adalah orang-orang berakal.” (HR. Ibnu Majah)

Nah, Miks! Semoga hikmah dari kematian seseorang ini dapat diambil manfaatnya, ya, dan pastinya masih banyak hikmah lain yang belum terkupas.

Semoga kita menjadi manusia cerdas sebagaimana yang telah Rasulullah sabdakan.

1 Shares:
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like